Irak kerahkan pasukan khusus di Kirkuk di tengah sengketa bendera Kurdi

334

Support Us

KIRKUK (Arrahmah.com) – Pasukan khusus Irak dikerahkan pada Kamis (10/1/2019) di Kirkuk setelah pengibaran bendera Kurdi di markas partai politik mereka menghidupkan kembali ketegangan lebih dari setahun setelah Baghdad merebut kota utara yang disengketakan tersebut.

Kepala anti-terorisme Irak memberi Patriotic Union Kurdistan (PUK) waktu sampai tengah hari Jumat (11/1) untuk menurunkan bendera merah, putih, hijau dan kuning dari wilayah otonom Kurdistan Irak.

Di bawah konstitusi Irak, provinsi multi-etnis Kirkuk dikendalikan oleh pemerintah pusat di Baghdad.

Kirkuk adalah salah satu dari beberapa daerah yang diambil alih oleh pejuang Peshmerga Kurdi pada 2014 ketika kelompok Daesh menyapu sebagian besar Irak utara dan barat.

Marah oleh referendum kemerdekaan yang diadakan di tiga provinsi Kurdistan Irak serta di daerah perbatasan yang disengketakan termasuk Kirkuk, Baghdad mengerahkan pasukan federal untuk merebut kembali provinsi kaya minyak itu pada 2017.

Berita Terkait

Pemungutan suara melihat lebih dari 92 persen dari Kurdi kembali memisahkan diri, tetapi pemerintah federal menolak jajak pendapat itu da menyebutnya “ilegal”. Pemerintah memberlakukan hukuman ekonomi dan merebut ladang minyak Kirkuk yang disengketakan, menghentikan ekspor.

Pada Desember Baghdad dan Kurdistan Irak mengumumkan kesepakatan untuk melanjutkan ekspor minyak dari Kirkuk.

Perdana Menteri Adel Abdel Mahdi, yang dipandang sebagai figur konsensual yang telah menyelesaikan perselisihan antara Kurdistan dan Baghdad di masa lalu, mengajukan banding pada Saleh setelah bendera itu dinaikkan pada Selasa malam (8/1).

Abdel Mahdi berbicara melalui telepon kepada presiden, yang sedang berkunjung ke Qatar, kata kantor perdana menteri.

Abdel Mahdi mengeluh bahwa mengibarkan bendera di atas markas besar partai di Kirkuk adalah “pelanggaran konstitusi.”

Dia menyarankan agar masalah tersebut diajukan ke Mahkamah Agung, yang memutuskan bahwa referendum kemerdekaan adalah ilegal. (Althaf/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

Prancis akan menuntut bahkan mendeportasi keluarga Muslim yang menentang karikatur Nabi Muhammad

PARIS (Arrahmah.com) - Menteri Dalam Negeri Prancis Gerald Darmanin mengatakan pada Jumat (20/11/2020) bahwa pemerintah akan mengklasifikasikan protes yang dilakukan orang tua siswa yang marah saat seorang guru menunjukkan karikatur Nabi…

Din Syamsuddin dan Tokoh dari 212 Terdepak dari Kepengurusan MUI

JAKARTA (Arrahmah.com) - Din Syamsuddin tidak termasuk dalam kepengurusan baru Majelis Ulama Indonesia (MUI) periode 2020-2025 beserta dengan sejumlah tokoh yang kerap berafiliasi dengan aksi 212 seperti Bachtiar Nasir. Yusuf Martak, dan…

Kabarnya dikunjungi "Israel", namun Sudan 'tidak sadar'

KHARTOUM (Arrahmah.com) - Pemerintah Sudan pada Selasa (24/11/2020) membantah memiliki informasi tentang kunjungan delegasi "Israel" ke Khartoum yang diumumkan sehari sebelumnya oleh seorang pejabat dari Tel Aviv. "Kabinet tidak…

AS tawarkan $10 juta untuk informasi pemimpin HTS

AMERIKA SERIKAT (Arrahmah.com) – Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) menawarkan hadiah untuk informasi tentang pemimpin kelompok perlawanan Suriah HTS (24/11/2020). Sebagaimana diposting di akun Twitter mereka, Departemen Kehakiman…

Pemerintah Indonesia buka layanan calling visa bagi warga "Israel" dan 7 negara lainnya

JAKARTA (Arrahmah.com) - Pemerintah Indonesia secara mengejutkan membuka layanan visa elektronik atau e-Visa bagi warga "Israel" dan 7 negara lainnya dengan subyek calling visa atau layanan visa khusus untuk negara dengan tingkat kerawanan…

Aramco pastikan pelanggannya tak terpengaruh oleh serangan Houtsi

RIYADH (Arrahmah.com) - Raksasa minyak Saudi Aramco mengatakan pelanggan tidak terpengaruh oleh serangan Houtsi Yaman di pabrik distribusi produk minyak bumi di kota Jeddah, Laut Merah, Arab Saudi. Salah satu tank fasilitas dihantam…

400 kuburan Muslim Tuo ditemukan di Spanyol

TAUSTE (Arrahmah.com) – Pekerja jalan di kasawan Kota Tauste, timur laut Spanyol secara tak terduga menemukan kuburan Islam yang diperkirakan digunakan pada abad ke-8 hingga abad 11 Masehi. Lebih dari 400 kuburan ditemukan di situs…

Erdogan dan Raja Salman Sepakat Tingkatkan Hubungan

ANKARA (Arrahmah.com) –Presiden Turki Tayyip Erdogan dan Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz sepakat memperbaiki hubungan bilateral dan menyelesaikan berbagai masalah lewat dialog. Kedua pemimpin itu berbicara melalui telepon menjelang…

UEA hentikan visa untuk 13 negara Muslim

DUBAI (Arrahmah.com) –Menurut dokumen yang dikeluarkan oleh negara, Uni Emirat Arab (UEA) telah berhenti mengeluarkan visa baru untuk warga dari 13 negara mayoritas Muslim, termasuk Iran, Suriah, dan Somalia. Dilansir di Daily Sabah,…

Netanyahu desak agar AS tak kembali ke kesepakatan nuklir Iran

TEL AVIV (Arrahmah.com) - Perdana Menteri "Israel" Benjamin Netanyahu, dalam pesan kepada Presiden terpilih AS Joe Biden, mengatakan pada hari Minggu (22/11/2020) seharusnya tidak ada kembali ke kesepakatan nuklir Iran 2015 yang…

Menteri KKP Edhy Prabowo Ditangkap KPK

JAKARTA (Arrahmah.com) -  Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu (25/11/2020) dini hari WIB. Informasi awal Edhy ditangkap di kantornya usai kunjungan kerja ke Amerika…

MUI Keluarkan Fatwa Tentang Pemakaian Masker Bagi Yang Ihram

JAKARTA (Arrahmah.com) - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa tentang pemakaian masker bagi orang yang sedang ihram. Dalam fatwa tersebut terdapat empat ketentuan hukum yakni memakai masker bagi perempuan yang sedang ihram…

Iklan