Mahasiswa Palestina bisa kuliah gratis di Malang, ditanggung biaya hidup

Pemerintah Kota Malang dan Hebron, Palestina menandatangani nota kesepahaman bersama di Balai Kota Malang, [Republika]
327

MALANG (Arrahmah.com) – Kini terbuka kesempatan bagi pelajar Palestina yang akan melanjutkan kuliah dengan gratis dan ditanggung biaya hidup di Kota Malang, Jawa Timur

Pemerintah Kota Malang menyatakan komitmennya akan menyiapkan beasiswa hingga biaya hidup, termasuk tempat tinggal bagi rakyat Palestina yang akan menempuh pendidikan tinggi atau kuliah di sana.

Wali Kota Malang, Sutiaji, mengungkapkan, pihaknya baru saja menjalin kerja sama dengan pemerintah kota Hebron, Palestina.

Perjanjian kerja sama dilakukan oleh Sutiaji dan Wali Kota Hebron, Tayseer Abu Sneineh, di Balai Kota Malang, Senin (7/1/2019).

“Ada berbagai bidang, pendidikan, ekonomi, wisata, hingga pengembangan daerah. Selain beasiswa, nanti bisa kita bantu dalam kaitannya tempat tinggal misalnya bagi para mahasiswa yang mengemban ilmu di Kota Malang,” katanya, lansir VIVA.

Pemkot Malang juga berkomitmen akan memberikan jaminan keamanan dan keselamatan bagi rakyat Palestina yang sedang belajar di Kota Malang.

Wali Kota Hebron, Tayseer Abu Sneineh, mengatakan bahwa kerja sama di sektor–sektor pendidikan, ekonomi, hingga pariwisata dianggap saling menguntungkan.

Selain rakyat Palestina yang menempuh belajar di Indonesia, diharapkan warga Indonesia juga belajar di Palestina.

“Palestina juga memiliki empat perguruan tinggi ternama yang banyak dilirik di dunia. Kami berharap ada banyak lagi mahasiwa Indonesia yang melakukan studi di Palestina. Hebron adalah kota ternama dan kota tua, kota warisan dunia yang diusulkan ke UNESCO,” ujar Tayseer.

Menurut Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Zuhair SM Alshun, Indonesia sebagai negara sahabat yang turut membantu berbagai persoalan negeri Palestina.

Hubungan baik Indonesia dan Palestina telah terjalin lama, ia berharap jumlah mahasiswa Palestina di Indonesia makin bertambah.

“Saya mewakili Palestina sangat berterima kasih untuk itu semua. Semoga jumlah mahasiswa Palestina di Kota Malang bertambah dengan kerja sama yang terjalin saat ini,” tandasnya.

Tahun ini, baru empat mahasiswa Palestina yang berkesempatan melanjutkan pendidikan di Universitas Brawijaya Malang.

(ameera/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.