AS tuduh Rusia dan Suriah berdusta soal senjata kimia di Aleppo

237

Support Us

WASHINGTON (Arrahmah.com) – Amerika Serikat dan Inggris menuduh Rusia mengarang cerita tentang penggunaan senjata kimia oleh pemberontak Suriah.

Dalam pernyataan terpisah yang dikeluarkan pada Jumat (7/12/2018), London dan Washington juga memperingatkan Moskow untuk tidak merusak gencatan senjata di negara yang dilanda perang itu.

Kementerian pertahanan Rusia mengatakan pemberontak melepaskan senjata yang mengandung klorin pada 24 November di kota Aleppo yang dikuasai pemerintah, dengan media pemerintah Suriah melaporkan bahwa sekitar 100 warga Suriah dirawat di rumah sakit karena kesulitan bernapas.

Para pemberontak menolak tuduhan tersebut dan mengatakan bahwa pemerintah berusaha untuk membingkai mereka.

Rusia menanggapi serangan tersebut dengan serangan udara di Idlib, benteng pertahanan terakhir para pemberontak yang memerangi Presiden Bashar Asad.

AS mengatakan memiliki “informasi yang dapat dipercaya” bahwa akun klorin itu palsu dan bahwa pasukan Rusia dan Suriah malah telah menembakkan gas air mata.

“Amerika Serikat sangat prihatin bahwa para pejabat pro-rezim telah mempertahankan kendali atas lokasi serangan segera setelah itu, memungkinkan mereka untuk berpotensi membuat sampel dan mencemari situs sebelum penyelidikan yang tepat oleh Organisasi Pelarangan Senjata Kimia (OPCW),” juru bicara Departemen Luar Negeri AS Robert Palladino mengatakan dalam sebuah pernyataan.

Berita Terkait

“Kami memperingatkan Rusia dan rezim terhadap perusakan terhadap lokasi serangan yang dicurigai dan mendesak mereka untuk mengamankan keselamatan para inspektur independen yang tidak memihak sehingga mereka yang bertanggung jawab dapat diadili,” katanya.

Palladino mengatakan bahwa Rusia dan Suriah “menggunakannya sebagai kesempatan untuk merusak kepercayaan diri dalam gencatan senjata di Idlib.”

Dalam pernyataan serupa, Inggris mengatakan “sangat tidak mungkin” klorin atau oposisi terlibat dalam insiden itu.

“Sangat mungkin bahwa ini adalah insiden disengaja yang dimaksudkan untuk membingkai oposisi, atau operasi yang salah dan tempat Rusia dan rezim berusaha untuk mengambil keuntungan,” kata juru bicara Kantor Luar Negeri Inggris, juga mendukung penyelidikan oleh OPCW, pengawas senjata kimia internasional.

Kedutaan Rusia di Washington membalas tudingan ini melalui Facebook.

“Kementerian Pertahanan Rusia tidak mengesampingkan bahwa tuduhan Departemen Luar Negeri AS tentang serangan bahan kimia beracun baru-baru ini di Aleppo Suriah ditujukan untuk mengalihkan perhatian publik dari kejahatan penerbangan AS di timur negara Timur Tengah,” katanya.

Kekuatan Barat, PBB dan kelompok hak asasi manusia telah berulang kali merujuk serangan kimia ini pada pasukan Damaskus. (Althaf/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

Relawan Sosial Inggris Tauqir Sharif Akhirnya Dibebaskan HTS

IDLIB (Arrahmah.com) – Relawan sosial Inggris Tauqir “Tox” Sharif akhirnya dibebaskan oleh kelompok perlawanan Suriah HTS di Idlib, Selasa (24/11/2020). Tox telah ditahan oleh HTS sejak bulan Agustus dan mengatakan dia disiksa oleh…

Pemerintah Indonesia buka layanan calling visa bagi warga "Israel" dan 7 negara lainnya

JAKARTA (Arrahmah.com) - Pemerintah Indonesia secara mengejutkan membuka layanan visa elektronik atau e-Visa bagi warga "Israel" dan 7 negara lainnya dengan subyek calling visa atau layanan visa khusus untuk negara dengan tingkat kerawanan…

Lima Orang Jamaah Masjid Dibunuh dan Puluhan Diculik di Nigeria

ABUJA (Arrahmah.com) – Serangan yang dilakukan sekelompok orang bersenjata terjadi di sebuah masjid di barat laut Nigeria. Serangan itu menjatuhkan banyak korban, lima jamaah meninggal dunia sementara 40 orang lainnya diculik. Serangan…

Saudi yakin Biden hadirkan stabilitas di Timteng

RIYADH (Arrahmah.com) - Menlu Arab Saudi mengatakan pada Sabtu (21/11/2020) ia percaya diri bahwa Joe Biden dan Demokrat yang akan mendominasi pemerintah AS di masa mendatang akan mengeluarkan kebijakan yang menolong kawasan Timur Tengah…

Pompeo tegaskan negara Arab lain yang 'normalkan' hubungan dengan "Israel"

DUBAI (Arrahmah.com) - Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengatakan negara-negara Arab lainnya juga akan menormalisasi hubungan dengan "Israel", TV Al-Arabiya melaporkan pada hari Minggu (22/11/2020). Washington akan terus bekerja untuk…

Berdalih dihujani roket Palestina, Zionis lancarkan serangan udara di Gaza

TEL AVIV (Arrahmah.com) - "Israel" telah melancarkan serangan udara di Jalur Gaza sebagai balasan atas roket yang ditembakkan dari Palestina ke dalam wilayahnya, militer Zionis mengklaim pada Minggu (22/11/2020). Tidak dilaporkan adanya…

Pasukan Turki menarik diri dari kota strategis di Suriah barat laut

ALEPPO (Arrahmah.com) - Dalam 72 jam terakhir, Angkatan Bersenjata Turki mulai menarik pasukan mereka dari dua wilayah penting di barat laut Suriah. Menurut laporan baru dari provinsi Aleppo, Angkatan Bersenjata Turki telah mulai menarik…

FPI: Pemerintah Tak Usah Repot Tes Swab Habib Rizieq, Ada Tim HILMI dan Mer-C

JAKARTA (Arrahmah.com) -  Polisi beserta TNI dan Satpol PP mendatangi kediaman Habib Rizieq Syihab, di Jalan Petamburan III, Jakarta Pusat. Mereka meminta Habib Rizieq menjalani tes swab karena ada kabar dirinya positif virus Corona.…

Habib Rizieq Masuk IGD RS UMMI Bogor

JAKARTA (Arrahmah.com) - Pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab dan istrinya Syarifah Fadhlun Yahya dibawa ke Rumah Sakit (RS) UMMI Bogor, Jawa Barat pada Rabu (25/11/2020) kemarin. Habib Rizieq disebut sempat masuk ke…

Houtsi serang Aramco di Jeddah

JEDDAH (Arrahmah.com) - Militer Yaman yang didukung Houtsi mengumumkan telah menargetkan stasiun distribusi Aramco di kota pelabuhan Saudi di Jeddah menggunakan rudal presisi tinggi bersayap Quds-2. Juru bicara militer Brigadir Jenderal…

Aparat Gabungan Dikerahkan Copot Spanduk HRS di Jateng

SEMARANG (Arrahmah.com) - Aparat gabungan dikerahkan untuk menyisir baliho bergambar Habib Rizieq di seluruh wilayah Jawa Tengah. "Pencopotanya tidak hanya di daerah Solo, tetapi di seluruh jajaran Polda Jateng. Spanduk yang dicopot…

Turki: Kami beda dalam 2 hal dengan AS

ANKARA (Arrahmah.com) - Juru bicara kepresidenan Turki Ibrahim Kalin kemarin (22/11/2020) mengungkapkan poin ketidaksepakatan yang paling menonjol antara negaranya dan Amerika Serikat. "Apakah Joe Biden tiba di Gedung Putih atau…

Iklan