Rusia: AS ingin mendirikan entitas Kurdi di utara Suriah

Seorang pejuang wanita Kurdi Suriah memegang senapan serbu Kalashnikov selama demonstrasi di kota Qamishli, Suriah timur laut pada 25 November 2018, dalam rangka Hari Internasional untuk Penghapusan Kekerasan terhadap Perempuan. (Foto: Delil souleiman / AFP)
495

MOSKOW (Arrahmah.com) – Kepala Staf Rusia, Jenderal Valery Vasilyevich Gerasimov, padaRabu (5/12/2018), mengatakan bahwa Amerika Serikat berusaha mendirikan sebuah entitas semi-negara untuk warga Kurdi Suriah yang tidak bergantung pada Damaskus di Sungai Eufrat timur.

“Situasi di Sungai Eufrat Timur semakin meningkat, di mana AS, menggunakan Kurdi Suriah, mencoba untuk menciptakan sebuah entitas semi-negara independen yang akan independen dari otoritas pusat. Mereka juga membentuk pemerintahan untuk apa yang disebut Federasi Demokratis Suriah Utara,” kata Gerasimov saat memberikan pengarahan kepada para atase militer.

Dia menambahkan bahwa Washington yang mendukung sentimen separatis Kurdi dengan kendaraan militer juga memungkinkan mereka untuk menindas orang Arab.

Gerasimov menjelaskan bahwa ISIS hanya terletak di Sungai Eufrat timur, di daerah yang dikuasai oleh Amerika Serikat.

Jenderal Rusia telah mengkritik tindakan koalisi pimpinan AS di Suriah, mengatakan “koalisi dan pasukan Demokrat Suriah tidak dapat mengontrol formasi Daesh di kota Hajeen”.

(fath/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.