Di Suriah, bahkan orang mati diminta untuk bergabung dengan militer

698

Support Us

Aktivis Damaskus tidak lagi berani berbicara tentang praktik kekejaman rezim terbaru, yang terakhir berujung dengan penangkapan pemuda dan membuat mereka dipaksa bergabung dengan militer.

Seorang wartawan Suriah mengatakan kepada Al Arabiya bahwa ada “jam malam untuk pemuda berusia antara 20 sampai 40 tahun di Damaskus, sebagai akibat dari penolakan mereka untuk bergabung dengan tentara rezim”.

Dia menambahkan: “Saya memiliki banyak kerabat yang bergabung dengan tentara dengan paksa, setelah mereka ditangkap di pos-pos pemeriksaan dalam perjalanan mereka ke tempat kerja. Mereka dipaksa bergabung dengan militer di pedesaan Damaskus, terutama untuk pasukan di desa Dreij.”

“Beberapa dari mereka adalah pegawai sektor pemerintah dan telah melayani tentara bertahun-tahun yang lalu.”

Para pemuda Suriah di Damaskus dan daerah pinggirannya, terus-menerus khawatir. Sebagian besar dari mereka tidak meninggalkan rumah mereka karena sejumlah pos pemeriksaan bisa menahan mereka dan memaksa mereka bergabung menjadi tentara.

Prosesnya tidak ditujukan pada pemuda yang menentang rezim saja, tapi juga termasuk para pendukung rezim.

Wartawan lain yang tinggal di Damaskus mengatakan kepada Al Arabiya bahwa “bahkan orang-orang yang tidak mengungkapkan pendapat politik sepanjang perang, sedang diseret untuk bergabung dengan tentara”, menambahkan bahwa “rezim tidak menunjukkan belas kasihan kepada siapa pun”.

Dalam upaya untuk menyatakan betapa buruk situasinya, dia berkata: “Rezim akan menarik orang mati dari kuburan mereka dan membuat mereka bergabung dengan tentara, jika itu bisa.”

Berita Terkait

Wartawan tersebut, yang takut diseret ke militer, mengatakan bahwa administrasi rekrutmen Asad tidak memperbarui datanya. Mereka mengirim surat yang meminta pemuda, yang telah meninggal dunia selama perang, untuk bergabung dengan militer.

“Siapa pun yang membayar suap besar kepada orang-orang yang dekat dengan rezim, dapat melarikan diri dari tidak bergabung dengan tentara, tetapi mereka yang tidak memiliki koneksi atau uang harus bergabung bahkan jika mereka memiliki alasan untuk tidak bergabung, seperti sedang belajar atau sebelumnya telah melayani di militer.”

Meskipun rezim sebelumnya mengumumkan amnesti kepada mereka yang tidak bergabung, penduduk setempat mengatakan itu hanya “tinta di atas kertas”, dan itu dibuat untuk mengelabui mereka agar meninggalkan rumah mereka, agar mereka bisa ditahan dan dipaksa bergabung dengan tentara.

Penggerebekan meluas ke tempat penampungan

Penggerebekan dan kampanye militer bahkan diperluas ke tempat perlindungan yang dibuat rezim Suriah untuk para pengungsi di seluruh negeri.

Serangan terakhir terjadi di tempat penampungan yang disebut Al-Harjalan, yang penduduknya merupakan pengungsi dari Daraya dan Ghautah Timur.

Aktivis Ghiath Abu Ahmed mengatakan kepada Al Arabiya: “Banyak tempat perlindungan telah diserbu oleh rezim dan orang-orang dibawa pergi untuk bergabung dengan militer.”

Abu Ahmed menambahkan bahwa “bahkan jika mereka tidak memiliki perintah untuk menahan orang-orang ini, mereka tetap melakukannya dan kemudian memaksa mereka masuk ke militer.”

Kemarahan menyebar di Suriah beberapa hari yang lalu, setelah sebuah gambar muncul di media sosial yang menunjukkan para pemuda menolak bergabung dengan tentara, dengan beberapa pengguna Facebook menggambarkannya sebagai perbudakan. (haninmazaya/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

Lima Orang Jamaah Masjid Dibunuh dan Puluhan Diculik di Nigeria

ABUJA (Arrahmah.com) – Serangan yang dilakukan sekelompok orang bersenjata terjadi di sebuah masjid di barat laut Nigeria. Serangan itu menjatuhkan banyak korban, lima jamaah meninggal dunia sementara 40 orang lainnya diculik. Serangan…

Turki Protes Kapal Kargo Mereka Digeledah Jerman

ANKARA (Arrahmah.com) – Turki melayangkan protes ke Jerman dan Uni Eropa (UE) terkait upaya penggeledahan terhadap kapal kargo mereka, Senin (23/11/2020). Pasukan keamanan Jerman yang tergabung dalam misi militer Uni Eropa naik dan mencoba…

Saudi tangguhkan impor daging Turki

ANKARA (Arrahmah.com) - Arab Saudi secara resmi menangguhkan impor daging, telur, dan produk lainnya dari Turki awal bulan ini, kata serikat pengekspor Turki, setelah memboikot barang-barang Turki secara tidak resmi selama berbulan-bulan…

Ketika Pelarangan Khamr menjadi Kontroversi

Oleh : Yuliyati Sambas, S.Pt (Arrahmah.com) - Islam telah memberi seperangkat aturan kehidupan yang demikian rinci dan mengandung maslahat. Salah satunya terkait perkara makanan dan minuman. Prinsipnya bahwa apa yang dikonsumsi wajib halal…

Putin: Nagorno-Karabakh tak terpisahkan dari Azerbaijan

MOSKOW (Arrahmah.com) - Presiden Rusia Vladimir Putin telah mengakui bahwa wilayah Nagorno-Karabakh secara internasional diakui sebagai milik Azerbaijan, dua pekan setelah Armenia menyerahkan wilayah tersebut setelah kekalahannya dari…

Drone Turki lancarkan serangan di Suriah utara

RAQQA (Arrahmah.com) - Sebuah pesawat tak berawak Turki dilaporkan melakukan serangan udara di wilayah utara provinsi Al-Raqqa pada Ahad (22/11/2020), Kantor Berita rezim Suriah SANA melaporkan. Menurut laporan tersebut, Angkatan…

Netanyahu dan Mohammed bin Zayed Masuk Nominasi Nobel Perdamaian

TEL AVIV (Arrahmah.com) – Kantor Perdana Menteri "Israel", Benjamin Netanyahu, mengeluarkan pernyataan pada Selasa (24/11/2020) jika ia telah dinominasikan untuk Hadiah Nobel Perdamaian. Usulan nominasi itu, menyusul kesepakatan normalisasi…

Berdalih dihujani roket Palestina, Zionis lancarkan serangan udara di Gaza

TEL AVIV (Arrahmah.com) - "Israel" telah melancarkan serangan udara di Jalur Gaza sebagai balasan atas roket yang ditembakkan dari Palestina ke dalam wilayahnya, militer Zionis mengklaim pada Minggu (22/11/2020). Tidak dilaporkan adanya…

Habib Rizieq Masuk IGD RS UMMI Bogor

JAKARTA (Arrahmah.com) - Pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab dan istrinya Syarifah Fadhlun Yahya dibawa ke Rumah Sakit (RS) UMMI Bogor, Jawa Barat pada Rabu (25/11/2020) kemarin. Habib Rizieq disebut sempat masuk ke…

Sudan akan menggali kuburan massal untuk mengidentifikasi jenazah

KHARTUM (Arrahmah.com) - Komite yang dibentuk di Sudan untuk menyelidiki orang hilang telah memutuskan penggalian kuburan massal untuk mengidentifikasi mayat dan menentukan penyebab kematian. Otopsi baru juga akan dilakukan. Menurut Kantor…

Pemerintah Indonesia buka layanan calling visa bagi warga "Israel" dan 7 negara lainnya

JAKARTA (Arrahmah.com) - Pemerintah Indonesia secara mengejutkan membuka layanan visa elektronik atau e-Visa bagi warga "Israel" dan 7 negara lainnya dengan subyek calling visa atau layanan visa khusus untuk negara dengan tingkat kerawanan…

Pompeo akan temui negosiator Taliban di Qatar

DOHA (Arrahmah.com) - Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo akan bertemu dengan negosiator dari Taliban dan pemerintah Afghanistan di tengah tanda-tanda kemajuan dalam pembicaraan mereka saat Amerika Serikat mempercepat penarikan pasukannya.…

Iklan