Berita Dunia Islam Terdepan

Austria Akan Larang Jilbab di Sekolah Dasar, tapi Kippah Yahudi Diizinkan

347

Support Us

WINA (Arrahmah.com) – Pemerintah Austria telah memperkenalkan rancangan undang-undang untuk melarang jilbab bagi anak perempuan di bawah usia 10 tahun di sekolah dasar, sementara kippa untuk anak laki-laki Yahudi akan diizinkan.

Austria berencana untuk menerapkan peraturan tanpa dukungan oposisi dalam apa yang digambarkannya sebagai “tindakan simbolik” untuk melindunginya dari “serangan” terhadap budaya mainstream negara.

Namun, fakta bahwa kippa Yahudi tidak akan dilarang telah memicu kontroversi.

Banyak kelompok hak asasi menuduh pemerintah melakukan diskriminasi agama dan seksisme terhadap Islam dan gadis-gadis Muslimah.

Larangan itu akan mencakup sekolah swasta dan sekolah pemerintah di seluruh negeri.

Orang tua dapat didenda sebesar 440 Euro (£ 390) atau menghadapi hukuman 14 hari penjara jika mengabaikan larangan tersebut.

Berita Terkait

Larangan jilbab di sekolah dasar akan mulai berlaku tahun depan jika disetujui Parlemen.

Sejumlah besar organisasi non-pemerintah, jurnalis, dan aktivis, khususnya komunitas Muslim Austria telah menentang dan mengkritik rancangan undang-undang tersebut, dengan mengatakan itu melanggar kebebasan beragama dan diskriminasi.

Ada sekitar 700.000 Muslim di Austria, termasuk 300.000 asal Turki.

Di tengah kekhawatiran publik terhadap krisis pengungsian dan ‘terorisme’ internasional, pemerintah sayap kanan Austria telah mengajukan beberapa kebijakan kontroversial, termasuk melakukan kontrol ketat terhadap masjid dan organisasi Muslim, dan menutupnya tanpa proses hukum karena dianggap melakukan “aktivitas yang mencurigakan”.

Oktober lalu, Austria melarang niqab di semua tempat umum, termasuk di fasilitas transportasi.

(ameera/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

Saudi yakin Biden hadirkan stabilitas di Timteng

RIYADH (Arrahmah.com) - Menlu Arab Saudi mengatakan pada Sabtu (21/11/2020) ia percaya diri bahwa Joe Biden dan Demokrat yang akan mendominasi pemerintah AS di masa mendatang akan mengeluarkan kebijakan yang menolong kawasan Timur Tengah…

Pasukan Azerbaijan Dituduh Memenggal Kepala Tentara Armenia

KARABAKH (Arrahmah.com) – Tentara Azerbaijan dituduh memenggal kepala seorang tentara Armenia dan mengejek keluarga korban dengan memposting foto kepalanya yang dipenggal di media sosial, kata pembela hak asasi manusia, Selasa (24/11/2020).…

Sudah Swab Test, Habib Rizieq Dan Keluarga Negatif Covid-19

JAKARTA (Arrahmah.com) - Habib Rizieq Shihab dan keluarganya dipastikan negatif Covid-19 setelah melakukan swab test secara mandiri. Hal itu disampaikan oleh tim kuasa hukum Front Pembela Islam (FPI), Azis Yanuar meneruskan pesan dari…

TNI dan FPI Musyawarah Bahas Baliho Habib Rizieq

JAKARTA (Arrahmah.com) - Tentara Nasional Indonesia (TNI)  dan Front Pembela Islam (FPI) bermusyawarah untuk mencari solusi terkait baliho bergambar Habib Rizeq Shihab. Musyawarah tersebut berlangsung di rumah salah satu tokoh masyarakat…

Rezim Asad bunuh 98 orang di Daraa

DARAA (Arrahmah.com) - Rezim Suriah telah menyiksa 98 orang dalam dua tahun terakhir yang melanggar perjanjian Daraa 2018, menurut sumber lokal. Rezim menyiksa banyak orang yang tinggal di Daraa dan mengajukan amnesti berdasarkan…

Sudan akan menggali kuburan massal untuk mengidentifikasi jenazah

KHARTUM (Arrahmah.com) - Komite yang dibentuk di Sudan untuk menyelidiki orang hilang telah memutuskan penggalian kuburan massal untuk mengidentifikasi mayat dan menentukan penyebab kematian. Otopsi baru juga akan dilakukan. Menurut Kantor…

Mesut Ozil serukan umat Islam untuk bungkam Islamofobia dengan kebaikan

LONDON (Arrahmah.com) - Pesepakbola Jerman keturunan Turki Mesut Ozil menyerukan kepada umat Islam di seluruh dunia untuk membalas Islamofobia yang tengah meningkat di beberapa negara di dunia dengan kebaikan. Dalam postingan Twitternya…

"Israel" klaim telah menghantam target militer rezim Asad dan Iran di Suriah

GOLAN (Arrahmah.com) - "Israel" mengatakan pihaknya melancarkan serangan udara terhadap sejumlah target pasukan rezim Suriah dan Pasukan Quds Iran di Suriah pada Rabu (18/11/2020) setelah alat peledak ditanam di Dataran Tinggi Golan yang…

Amnesti Kecam Pelabelan AS Atas Gerakan Boikot Israel Sebagai 'Anti-Semit'

WASHINGTON (Arrahmah.com) - Amnesti Internasional telah mengecam pelabelan yang dilakukan Washington atas gerakan Boikot, Divestasi, dan Sanksi (BDS) yang menyebutnya sebagai antisemit. Amnesti menyebut langkah Washington tersebut…

Militan ISIS Menyatakan Bertanggung Jawab Atas Serangan Kabul

KABUL (Arrahmah.com) – Militan Islamic State (atau yang lebih dikenal dengan sebutan ISIS) mengaku bertanggung jawab atas serangan 28 roket yang menewaskan 8 orang dan melukai 30 orang lainnya di Kabul (21/11/2020). ISIS menyatakan bahwa…

DPR: Baliho HRS Urusan Satpol PP

JAKARTA (Arrahmah.com) - Anggota Komisi I DPR RI, Willy Aditya mengatakan penurunan baliho bergambar Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS) merupakan ranah dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Maka dari…

Turki Kecam Kunjungan Pompeo ke Pemukiman Yahudi di Tepi Barat

ANKARA (Arrahmah.com) - Turki pada Kamis (19/11/2020) mengecam kunjungan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo ke pemukiman Israel di Tepi Barat yang diduduki, Anadolu Agency melaporkan. "Di balik kunjungan ini terdapat tujuan untuk…

Iklan