Berita Dunia Islam Terdepan

FAO: Irak kehilangan 40 persen produksi pertaniannya

Warga Irak memulai rekonstruksi bangunan mereka setelah Mosul dikuasi pemerintah pada 10 Juli 2017. (Foto: Yunus Keleş / Anadolu Agency)
189

BAGHDAD (Arrahmah.com) – Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO) mengatakan bahwa Irak telah kehilangan 40 persen hasil pertaniannya akibat perang.

“Ada 12 juta orang Irak; hampir sepertiga dari populasi negara yang tinggal di daerah pedesaan dan bergantung pada pertanian untuk penghidupan mereka,” kata organisasi tersebut dalam sebuah pernyataan di Konferensi Internasional Kuwait untuk Rekonstruksi Irak.

Konflik dalam beberapa tahun terakhir memaksa para petani di bagian utara dan barat laut Irak untuk meninggalkan pertanian, menghancurkan, atau merusak panen mereka.

“Infrastruktur seperti pasokan air minum dan produksi pertanian rusak atau hancur. Peralatan pertanian, benih, tanaman pangan, pemanenan yang disimpan dan ternak dijarah,” katanya sebagaimana dilansir MEMO (14/2/2018)

FAO mengaku telah menyiapkan sebuah program berskala besar untuk membantu merehabilitasi sistem irigasi dan layanan veteriner untuk membantu 1,6 juta orang yang tinggal di wilayah ini pada tahun 2018.

Kurangnya curah hujan musim ini telah semakin merusak sektor pertanian dengan Kementerian Pertanian Irak memprediksi kehilangan hingga 30 persen tanaman gandum dan barley karena kekeringan. (fath/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...
Comments
Loading...