Berita Dunia Islam Terdepan

Dua tentara bayaran Rusia tewas dalam serangan udara AS di Suriah

Pasukan rezim Asad. (Foto: AFP)
977

DAMASKUS (Arrahmah.com) – Sedikitnya dua kombatan Rusia tewas dalam serangan udara AS di timur laut Suriah pekan lalu, rekan mereka mengatakan kepada BBC.

Mereka dikatakan telah dipekerjakan oleh perusahaan militer swasta yang mendukung pasukan pro-rezim Asad.

Rusia belum mengonfirmasi kematian yang pertama kali dilaporkan oleh media AS, mengatakan bahwa laporan semacam itu seharusnya tidak diperlakukan sebagai “sumber utama”, lansir BBC pada Selasa (13/2/2018).

Pejabat AS mengatakan ratusan tentara loyalis Asada menyerang posisi Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang didukung AS di dekat kota Khursam di provinsi Deir Azzur. Mereka menyeberangi Sungai Euftar dan menembaki basis SDF, di mana terdapat kehadiran penasihat militer Amerika.

AS merespon dengan melancarkan serangan udara dan tembakan artileri pada 7 Februrari lalu, menggagalkan serangan tersebut dan memaksa pejuang pro-Asad mundur, ujar klaim pejabat AS.

Media pro-rezim Asad melaporkan peristiwa tersebut dan mengatakan bahwa puluhan orang telah tewas.

Mengutip pernyataan seorang pejabat Pentagon, CBS News pertama kali melaporkan pada 8 Februari bahwa tentara bayaran Rusia termasuk di antara pasukan pro-rezim yang menyerang basis SDF.

“Jika orang Rusia termasuk di antara mereka yang terbunuh, ini akan menandari pertama kalinya serangan udara AS membunuh orang Rusia di suriah,” ujar David Martin kepada CBS News.

Hari-hari berikutnya laporan mulai berkembang, pada Selasa (13/2), rekan dua pejuang Rusia mengonfirmasi kepada BBC bahwa benar mereka telah terbunuh pada 7 Februari.

Sumber mengidentifikasi korban tewas sebagai Vladimir Loginov dan Kirill Ananyev.

Beberapa laporan media menunjukkan bahwa puluhan pejuang Rusia bisa saja terbunuh di Suriah. Mereka diyakini telah dipekerjakan oleh perusahaan swasta Rusia bernama Wagner. Perusahaan tersebut belum memberikan komentar mengenai laporan itu. (haninmazaya/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...
Comments
Loading...