Berita Dunia Islam Terdepan

Masjid di Tuban Jadi Sasaran Pengrusakan, Tujuh Kaca Hancur

Masjid Baiturrahim, Jalan Sumurgempol No. 77 Kelurahan Karangsari, Kecamatan Tuban, menjadi sasaran pengrusakan.
880

TUBAN (Arrahmah.com) – Penyerangan terhadap rumah ibadah kembali terjadi. Setelah sebuah masjid di Sukabumi diacak-orang tak dikenal, kali ini Masjid Baiturrahim, Jalan Sumurgempol No. 77 Kelurahan Karangsari, Kecamatan Tuban, menjadi sasaran pengrusakan.

“Kejadiannya Jam 01:30 WIB dini hari,” ujar Ketua Rukun Nelayan (RN) Kingking, Leo, kepada  suarabanyuurip.com, Selasa (13/2/2018). 

Leo belum tahu persis kronologi kejadiannya. Intinya pelaku datang ke masjid satu rombongan, dengan mobil Toyota Inova Nopol: H-8697-JQ. Rombongan itu terdiri dari dua orang laki-laki termasuk pelaku, satu perempuan dewasa, dan tiga anak-anak. 

Insiden pengerusakan tempat ibadah di pusat Pemerintahan Bupati Tuban itu dibenarkan Wakapolres Tuban, Kompol Teguh Priyo Wasono. Informasi dari warga, pada Senin (12/2) sekitar pukul 16.00 WIB pelaku datang dan melakukan sholat Ashar kemudian berdialog dengan masyarakat. 

Kemudian pada pukul 17.30 WIB yang pelaku beserta rombongan keluar meninggalkan masjid. Menjelang salat Isya, pelaku datang kembali, serta mengikuti sholat berjamaah namun membuat barisan shaf sendiri. 

Setelah mengerjakan salat Isya, pelaku istirahat, dan tidak beranjak dari masjid. Sekitar pukul 01.00 WIB, warga bernama Muhammad menanyakan maksud dan tujuan kedatangan yang bersangkutan di Masjid Baiturrahim.  

“Namun yang bersangkutan melakukan pemukulan kepada korban sehingga korban lari keluar masjid untuk memberitahukan kepada warga lainnya,” terang Leo. 

Baru sekitar pukul 01.30 WIB, pelaku melakukan pengrusakan kaca Masjid Baiturrahim dengan menendang menggunakan kaki. Warga sekitar yang mendengar suara pecahan kaca mulai berdatangan. Sekaligus meneriaki pelaku untuk menghentikan perbuatannya, namun dijawab oleh pelaku bahwa dirinya siap untuk mati. 

“Karena kaki dan tangan luka akhirnya dibawa ke RSUD,” tutur Leo. 

Pada saat di introgasi di Tempat Kejadian Perkara (TKP), pelaku hanya menjawab ingin bertemu dengan Gus Mad. Setelah di pertemukan dengan Gus Mad, yang bersangkutan melakukan sujud dan meminta safaat.

“Sebelumnya pelaku memang pernah datang ke tempat pengajian Gus mad,” ungkap Wakapolres Tuban. 

Saat ini, pelaku langsung dibawa ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Bhayangkara Polda Jatim. Upaya ini untuk memastikan kesehatan pelaku, apakah mengidap gangguan jiwa atau hanya depresi. 

Sejumlah barang bawaan pelaku yang disita polisi, meliputi sebuah laptop, dua buah handphone, tas berisi pakaian dan pempers bayi, bantal, selimut, buku bertuliskan arab, empat pasang sandal jepit, sebuah tas plastik berisi uang pecahan, dan sebuah STNK.  

Informasi dari warga Desa Pandangan, Kecamatan Kragan, Arif, mengatakan, pelaku pengrusakan ittu bernama Ahmad Falih. Sedangkan Zainuddin merupakan paman pelaku, dan yang mengantarkan ke Tuban.

(ameera/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...
Comments
Loading...