Berita Dunia Islam Terdepan

Tanggapi Operasi Cabang Zaitun, PKK serang masjid-masjid dan komunitas Turki di Eropa

Pendukung kelompok PKK menyerang masjid di Jerman barat laut. [Foto: Anadolu Agency]
527

ANKARA (Arrahmah.com) – Setelah operasi militer Turki di Afrin melawan kelompok YPG yang berafiliasi dengan PKK, kelompok tersebut telah meningkatkan serangannya terhadap komunitas Turki dan masjid-masjid di Eropa.

Orang-orang Turki di seluruh Eropa terus menjadi sasaran simpatisan PKK, lansir Daily Sabah, Ahad (11/2/2018).

Sejak awal operasi Turki pada 20 Januari, para pendukung PKK telah menyerang 13 masjid di Jerman termasuk Masjid Yeşil, Masjid Sultan Eyub, Masjid Sultan Alparslan dan Masjid Ulu. Semua masjid-masjid tersebut dikelola oleh Turkish-Islamic Union for Religious Affairs (DİTİB) cabang Jerman.

PKK telah dilarang di Jerman sejak tahun 1993, namun masih aktif, dengan hampir 14.000 pengikut di antara penduduk imigran Kurdi di negara tersebut.

Simpatisan PKK, dan beberapa kelompok kiri Jerman yang mendukung mereka, telah mengorganisir demonstrasi dan kekerasan di seluruh negeri sejak Turki memulai operasinya melawan sasaran-sasaran teroris di Suriah barat laut.

Dalam keterangan tertulis terkait serangan tersebut, DİTİB mengatakan bahwa tidak hanya masjid tapi juga individu-individu menjadi sasaran kelompok PKK.

“DİTİB mengecam serangan ini,” lanjut pernyataan tersebut.

“Mengingat perkembangan saat ini, pasukan keamanan semakin bertanggung jawab untuk melindungi kita dari serangan semacam ini, terutama dari spektrum politik yang ekstrem. Anggota kita tidak akan terintimidasi dan terus berdoa untuk perdamaian,” imbuhnya.

Selain itu, sebuah masjid di Belanda, yang dikelola oleh Geylani Social and Cultural Association, diserang dengan cara yang sama. Simpatisan PKK menyemprot dinding masjid dengan slogan anti-Turki.

Selain menyerang komunitas Turki, pendukung PKK juga mengadakan demonstrasi untuk mendukung kelompok tersebut di beberapa ibukota di Eropa, termasuk Berlin, London, Amsterdam, Cologne dan kota-kota lainnya.

(ameera/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...
Comments
Loading...