Berita Dunia Islam Terdepan

Seorang Pria Todongkan Pisau di Dalam Masjid, Ini Penjelasan Persis

Petugas sedang menggiring pelaku penodongan di Astana Anyar Bandung, Ahad (4/2/2018). [Foto: Jabarnews]
2,086

BANDUNG (Arrahmah.com) – Seorang pria menodongkan senjata tajam kepada sejumlah remaja di Masjid Jamaah Persis At Tawakal di Kelurahan Karasak, Kecamatan Astana Anyar, Kota Bandung pada Ahad (4/2). 

Humas Pimpinan pusat (PP) Persatuan Islam (Persis) Jejen Zainudin mengatakan, kejadian tersebut terjadi pada pukul 21.40 Wib usai para remaja rapat di lantai dua masjid.

“Pelaku turun dari tangga masjid lantai tiga sambil menodongkan pisau sambil membentak mengatakan membenci ustaz,” katanya, Senin (5/2), lansir Merdeka.com.

Menurutnya, tersangka sudah ada di masjid dari ashar. Para pengurus yang berada di masjid tidak mengetahui.

Jejen menjelaskan, masjid dengan tiga lantai itu kondisinya gelap karena sedang tahap renovasi. Para pengurus masjid pun tidak mengetahui keberadaan pelaku yang sudah berdiam di masjid.

Ketika ditodong, para remaja masjid lari dan melapor kepada masyarakat dan DKM. Warga pun berdatangan dengan membawa polisi untuk mengepung masjid. Pintu masjid sendiri dikunci dari dalam oleh pelaku.

Tak berselang lama, pelaku ditangkap tanpa perlawanan sementara senjata tajam yang disimpan di dalam saku belakang pun diamankan.

“Dia (pelaku) tidak punya KTP. Saat ditanya domisili rumah, pelaku masih ngawur kadang menjawab Baleendah, Cimahi, Cijerah hingga Pacet,” ucapnya.

Sekretaris Umum PP Persis Haris Muslim meminta semua pihak terutama anggota Persis untuk waspada, namun tetap tenang dan tidak terpancing emosi.

“Laporkan setiap tindak tanduk yang mencurigakan kepada aparat kepolisian untuk diproses secara hukum dan tidak main hakim sendiri,” tegasnya.

Ia pun mengimbau semua kader Persis tetap melakukan aktifitas dakwah dan pendidikan seperti biasa tanpa rasa takut.

“Jangan terpengaruh, tetap beraktivitas seperti biasa. Tetap shalat berjamaah,” pungkas Haris.

(ameera/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...
Comments
Loading...