Berita Dunia Islam Terdepan

Darren Osborne, penyerang Muslim di London dijatuhi hukuman penjara seumur hidup

DarrenOsborne. (Foto: Reuters)
502

LONDON (Arrahmah.com) – Pengadilan Inggris telah menjatuhkan hukuman terhadap pria yang melakukan serangan mematikan di dekat sebuah Masjid di London tahun lalu, dengan hukuman penjara seumur hidup.

Pada Juni 2017, Darren Osborne membunuh seorang Muslim dan melukai beberapa lainnya di daerah Finsbury Park, London Utara saat jalan tersebut dipenuhi dengan para jamaah yang baru saja meninggalkan Masjid setelah melaksanakan sholat Tarawih di bulan Suci Ramadhan.

Pada Jum’at (2/2/2018), seorang hakim memvonis Osborne dengan hukuman penjara minimal 43 tahun setelah ia dinyatakan bersalah melakukan pembunuhan dan percobaan pembunuhan, lansir Al Jazeera.

Selama persidangan, para Juri mendengar bagaimana Osborne bermaksud menyerang sebuah peringatan “Hari Yerusalem” pada 18 Juni, namun tidak dapat melakukannya. Kemudian pria yang berasal dari Cardiff tersebut, berkeliling ibu kota Inggris sampai dia menetapkan Finsbury Park.

Sekelompok jamaah berkumpul di sekitar Makram Ali (51) yang kritis setelah Osborne dengan sengaja menabrakkan kendaraannya ke arah sekelompok Muslim. Serangannya telah membunuh Ali dan melukai beberapa orang lainnya.

Saksi mata mengatakan kepada pengadilan bahwa Osborne berteriak: “Saya telah menyelesaikan pekerjaan saya” sebelum tertangkap dan ditahan oleh orang yang lewat saat mencoba melarikan diri.

Di pengadilan, dia berusaha membela diri dengan mengklaim bahwa seorang pria yang dia sebut “Dave” menggantikan dirinya di kursi pengemudi saat serangan tersebut terjadi.

Namun, ia tidak dapat memberikan penjelasan mengapa rekaman CCTV hanya menunjukkan satu orang di dalam mobil.

Sue Hemming dari Pengadilan British Crown mengatakan Osborne termotivasi oleh kebenciannya terhadap Muslim.

“Dia kemudian menceritakan sebuah cerita yang tidak meyakinkan untuk melawan banyak bukti, namun dewan juri telah menghukumnya,” ujarnya.

“Sudah jelas ini serangan teroris dan sekarang dia harus menghadapi konsekuensi atas tindakannya.” (haninmazaya/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...
Comments
Loading...