Berita Dunia Islam Terdepan

Pria Inggris pembenci Islam dinyatakan bersalah karena membunuh Muslim di luar Masjid London

Petugas forensik memindahkan van yang menabrak para pejalan kaki di luar Masjid di Taman Finsbury, utara London pada 19 Juni 2017. (Foto: AP)
211

LONDON (Arrahmah.com) – Seorang pria Inggris yang sangat terobsesi dengan Muslim, dinyatakan bersalah pada Kamis (1/2/2018) karena pembunuhan dan percobaan pembunuhan setelah dengan sengaja menabrakkan mobilnya ke sekelompok orang di luar Masjid London.

Para Juri memutuskan Darren Osborne (48) yang berasal dari ibu kota negara bagian Wales, Cardiff, bersalah karena membunuh Makram Ali (51) dan mencoba untuk membunuh orang lain di daerah Finsbury Park, London utara pada 19 Juni 2017, lansir Daily Sabah.

Osborne yang seorang pengangguran, bersikeras tidak mengaku bersalah, mengatakan kepada Pengadilan Woolwich Crown London bahwa seorang pria yang ia sebut “Dave” menggantikannya di kursi pengemudi beberapa menit sebelum serangan tersebut.

Namun saksi mata mengulang perkataan Osborne, “Saya telah menyelesaikan pekerjaan saya, Anda bisa membunuh saya sekarang” dan “setidaknya saya dapat segera pergi” ujarnya kepada orang-orang disekitar segera setelah serangan tersebut terjadi.

Juri yang terdiri dari delapan perempuan dan empat pria, menghabiskan waktu satu jam untuk menghukum ayah dari empat orang anak yang obsesinya terhadap ummat Islam dimulai sebulan sebelum serangan.

Sebuah catatan tulisan tangan yang ditemukan di van Osborne dengan sidik jari Osborne berbunyi: “teroris di jalanan kita. Tidakkah orang-orang menemukannya? Ini terjadi di tanah hijau kita yang menyenangkan. Ideologi Islam tidak termasuk di sini dan juga hukum syariah.”

Pengadilan mengatakan Osborne merencanakan dan melakukan serangan karena kebenciannya terhadap ummat Islam.

“Dia kemudian mengatakan banyak cerita yang tidak meyakinkan untuk melawan banyak bukti, namun Juri telah menghukumnya,” ujar Sue Hemming, jaksa negara bagian.

“Sudah jelas bahwa ini adalah serangan teroris dan sekarang dia harus menghadapi konsekuensi atas tindakannya.”

Dia akan dijatuhi hukuman pada persidangan selanjutnya. (haninmazaya/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...
Comments
Loading...