Berita Dunia Islam Terdepan

Innalillahi, rumah sakit gua pun menjadi target serangan udara

Rumah sakit yang dibangun di bawah tanah, hancur dalam serangan udara. (Foto: BBC)
332

HAMA (Arrahmah.com) – Sebuah rumah sakit yang dibangun di bawah batu setinggi 20 m (60 kaki) di wilayah yang dikuasai pejuang Suriah, hancur oleh serangan udara yang kuat, ujar sumber medis.

Mereka mengatakan rumah sakit di provinsi Hama-dianggap sebagai salah satu yang terlindungi dengan baik di negara tersebut-harus menghentikan layanan pada Kamis (1/2/2018) karena serangan udara.

Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan namun pekerja bantuan mengatakan ini adalah gelombang terburuk dalam serangan udara terhadap rumah sakit di Suriah, lansir BBC.

Sementara PBB mengatakan bantuan tidak lagi sampai ke wilayah yang terkepung.

Rumah sakit gua Al Maghara di kota Kafr Zita telah terhantam lima rudal dalam serangan pada Kamis (1/2), ujar UOSSM, sebuah koalisi badan amal medis internasional.

“Ini diyakini sebagai rumah sakit yang paling aman di Suriah,” ujar juru bicara UOSSM Avi D’Souza kepada BBC.

D’Souza mengatakan alasan tidak ada korban jiwa sepertinya karena staf dan pasien telah dievakuasi ke ruang aman saat mereka mendengar suara jet datang.

Kondisi rumah sakit yang porak poranda setelah serangan. (Foto: BBC)

Organisasi tersebut mengatakan bahwa fasilitas medis yang melayani 50.000 orang dan melakukan sekitar 150 operasi besar dalam sebulan, mengalami kerusakan parah.

Kerusakan seperti itu hanya bisa disebabkan oleh senjata canggih, tambah UOSSM.

“Ini adalah serangan paling serius dalam kampanye yang besar terhadap rumah sakit,” D’Souza melanjutkan.

Pada bulan Januari saja, terdapat 14 serangan terhadap fasilitas medis di Suriah.

Tidak jelas siapa yang melakukan serangan terakhir, namun jet tempur rezim Asad dan sekutunya Rusia telah meningkatkan serangan di daerah yang dikuasai pejuang. (haninmazaya/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...
Comments
Loading...