Berita Dunia Islam Terdepan

Serangan udara terhadap rumah sakit Suriah pengaruhi ratusan ribu orang

Orang-orang berkumpul di sekitar reruntuhan rumah sakit yang didukung oleh MSF di dekat kota Maaret Al-Nu'man, provinsi Idlib pada 15 Februari 2016 setelah rumah sakit tersebut digempur serangan udara oleh pasukan Rusia. (Foto: AFP)
194

DAMASKUS (Arrahmah.com) – Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) pada Selasa (30/1/2018) mengecam gelombang serangan udara baru-baru ini di pusat-pusat medis di wilayah yang dikuasai pejuang Suriah, termasuk sebuah rumah sakit yang melayani 50.000 orang.

Rezim Nushairiyah pimpinan Bashar Asad yang didukung oleh kekuatan udara Rusia, mengklaim bahwa pihaknya hanya menargetkan “militan” dan telah berulang kali membantah menyerang fasilitas sipil seperti rumah sakit.

“Saya terkejut dengan serangan yang sedang berlangsung terhadap rumah sakit dan fasilitas medis lainnya di barat laut Suriah, merampas hak dasar untuk layanan kesehatan bagi ratusan ribu orang,” ujar Panos Moumtzis, koordinator regional PBB untuk krisis Suriah, seperti dilansir Daily Sabah.

Pada Senin (29/1), dua serangan udara merusak Rumah Sakit Owdai di kota Saraqeb di wilayah yang dikendalikan oleh pejuang Suriah di provinsi Idlib, membunuh sedikitnya lima orang, termasuk seorang anak kecil dan melukai enam lainnya.

Rumah sakit yang didukung oleh badan amal Dokter Tanpa Perbatasan (MSF) sebelumnya terkena imbas serangan udara yang menghancurkan kaca-kaca jendelanya. Itu terjadi saat menerima orang-orang yang terluka dalam serangan udara di pasar utama Saraqeb, yang menurut laporan telah membunuh 16 orang.

Ini adalah keempat kalinya dalam 10 hari di mana serangan udara sengaja menargetkan fasilitas vital dan menyebabkan kerusakan struktural besar di rumah sakit di Saraqeb. Serangan udara juga menghancurkan pusat medis yang melayani setidaknya 10.000 orang di Aleppo pada hari yang sama.

“Hilangnya penyediaan layanan medis ini, termasuk layanan kesehatan bedah dan reproduksi, akan memiliki efek mengejutkan pada masyarakat rentan yang terkena dampak konflik ini,” ujar Moumtzis dalam sebuah pernyataan.

Di tahun 2017, terjadi 112 serangan terhadap fasilitas kesehatan di Suriah, dan sedikitnya 13 serangan sejak awal tahun. (haninmazaya/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...
Comments
Loading...