Berita Dunia Islam Terdepan

Kehabisan bahan bakar, rumah sakit di Gaza berhenti beroperasi

Seorang gadis kecil Palestina yang terluka akibat penembakan oleh pasukan "Israel" duduk di atas kasur di rumah sakit Beit Lahiya di utara Jalur Gaza. (Foto: Reuters)
143

GAZA (Arrahmah.com) – Rumah sakit di Gaza menghentikan layanan pada Senin (29/1/2018) setelah kehabisan bahan bakar, ujar kementerian kesehatan Palestina di Jalur Gaza yang menghadapi kekurangan listrik yang parah.

Rumah Sakit Beit Hanoun di Gaza utara telah menunda layanan medis karena kekurangan bahan bakar dan pasien dipindahkan ke rumah sakit lain, menurut juru bicara kementerian kesehatan Gaza, Ashraf Al-Qudra seperti dilansir Daily Sabah.

Dia mengatakan skeitar 60.000 orang biasanya dilayani oleh rumah sakit tersebut yang juga telah merawat puluhan pasien dalam kondisi serius.

Rumah sakit lain, termasuk Rumah Sakit Shifa yang merupakan rumah sakit terbesar di Gaza, tetap buka.

Gaza menderita kekurangan energi parah, di mana penduduk hanya menerima beberapa jam listrik per harinya.

Dengan tarif listrik saat ini, rumah sakit membutuhkan 500 liter (132) galon bahan bakar per hari untuk mengoperasikan generator, ujar Qudra.

Cuaca dingin di Gaza telah menyebabkan lonjakan permintaan listrik dan bahan bakar yang digunakan untuk pembangkit listrik.

Daerah yang diblokade itu membutuhkan 500 megawatt listrik setiap hari namun hanya menerima kurang dari setengahnya. (haninmazaya/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...
Comments
Loading...