Berita Dunia Islam Terdepan

Klaim lakukan kesalahan, serangan udara AS bunuh tujuh warga Irak termasuk tentara

Asap mengepul setelah koalisi pimpinan AS menggempur kota Ramadi, sekitar 115 km dari barat Baghdad. (Foto: AP)
264

ANBAR (Arrahmah.com) – Helikopter milik pasukan koalisi AS pada Sabtu (27/1/2018) membunuh tujuh warga Irak dalam sebuah operasi untuk menangkap pria yang diduga “militan”, ujar media lokal dan pejabat keamanan.

Korban tewas termasuk petugas keamanan dan warga sipil, tambah pernyataan pejabat tersebut.

Lima belas lainnya termasuk seorang pejabat lokal terluka dalam pemboman di distrik Al-Baghdadi di provinsi Anbar, lansir Daily Sabah.

Setelah menangkap “teroris yang dicari”, helikopter tersebut menggempur sekelompok orang bersenjata yang mereka klaim sebagai militan, lapor Military Media Cell, sebuah pusat media yang terhubung dengan militer Irak.

Namun ternyata korban adalah personil pasukan keamanan Irak dan warga sipil.

Tentara Irak telah memerintahkan penyelidikan atas insiden tersebut, yang memicu kemarahan rakyat Irak.

Hakem Al-Zamily, seorang anggota parlemen senior Irak menyebut insiden itu sebagai pelanggaran mencolok atas kedaulatan Irak.

“Pemerintah harus mengakhiri kehadiran tentara AS di pangkalan udara Irak,” ujar Al-Zamily dalam sebuah pernyataan.

Sejauh ini belum ada komentar dari pemerintah Irak atau koalisi pimpinan AS yang melakukan operasi militer di Irak dengan dalih memerangi ISIS. (haninmazaya/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...
Comments
Loading...