Berita Dunia Islam Terdepan

Gempabumi Tektonik M=6.1 Mengguncang Banten Tidak Berpotensi Tsunami

http://www.bmkg.go.id
267

BANTEN (Arrahmah.com) – Selasa, 23 Januari 2018, pukul 13:34:53 WIB, wilayah Samudera Hindia Selatan Jawa diguncang gempabumi tektonik.

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Drs. Moch Riyadi, M.Si. mengungkapkan hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempabumi berkekuatan M=6,1 terjadi dengan koordinat episenter pada 7,23 LS dan 105,9 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 43 km arah selatan Kota Muarabinuangeun, Kabupaten Cilangkahan, Provinsi Banten pada kedalaman 61 km.

“Dampak gempabumi yang digambarkan oleh peta tingkat guncangan (shakemap) BMKG menunjukkan bahwa dampak gempabumi berupa guncangan berpotensi dirasakan di daerah Jakarta, Tangerang Selatan, Bogor, II SIG-BMKG (IV-V MMI), ” kata Riyadi, dalam keterangannya di bmkg.go.id.

Gempabumi selatan Jawa-Bali-Nusa Tenggara ini, kata Riyadi, termasuk dalam klasifikasi gempabumi berkedalaman dangkal akibat aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempang Eurasia.

Hingga pukul 13:46 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock).

“Kepada masyarakat di sekitar wilayah Kabupaten Cilangkahan dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” pungkasnya.

(ameera/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...
Comments
Loading...