Berita Dunia Islam Terdepan

Terjebak dalam badai salju, belasan warga Suriah tewas

Pengungsi Suriah membersihkan tendanya dari salju di pemukiman Ear Elias di Lembah Beka, Libanon. (Foto: Reuters)
231

DAMASKUS (Arrahmah.com) – Jumlah orang Suriah yang telah meninggal dunia saat berusaha melarikan diri dari negara yang dilanda perang ke negara tetangga Libanon selama badai salju berlangsung, telah meningkat menjadi 13 orang, menurut pernyataan PBB pada Sabtu (20/1/2018).

Sekelompok orang Suriah termasuk anak-anak, telah mencoba memasuki negara tetangga Libanon melalui rute penyelundupan namun terperangkap dalam badai yang dahsyat, lansir Daily Sabah pada Ahad (21/1).

Tentara Libanon dan pertahanan sipil mengatakan pada Jum’at bahwa mereka telah mengevakuasi jenazah 10 orang Suriah, termasuk dua anak dan enam wanita. Namun, jumlah korban meningkat.

Lisa Abou Khaled, juru bicara badan pengungsi PBB mengatakan setidaknya 13 orang Suriah dikonfirmasi telah meninggal dalam insiden tersebut.

“Korban mencoba menyeberangi jalur yang sulit dan kasar dalam suhu beku,” ujar UNHCR dalam sebuah pernyataan.

“Orang yang selamat dalam kelompok tersebut, termasuk seorang wanita hamil, ditemukan dan dibantu oleh penduduk setempat, Pertahanan Sipil dan tentara Libanon untuk mencapai rumah sakit sebelum mereka mati karena membeku.”

Sumber tentara Libanon mengatakan kepada AFP bahwa jumlah korban mencapai 14 orang.

“Pasukan mengambil total 12 mayat pada hari Jum’at dan satu orang meninggal di rumah sakit. Jenazah lainnya ditemukan pada Sabtu, sehingga jumlahnya mencapai 14,” ujar sumber.

Libanon, sebuah negara yang berpenduduk empat juta jiwa, menampung kurang lebih satu juta orang Suriah yang telah mencari perlindungan dari perang yang berkecamuk di tanah air mereka sejak 2011. Banyak yang tinggal di kamp pengungsi informal di timur negara tersebut dan saat ini berjuang untuk tetap hangat di musim dingin. (haninmazaya/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...
Comments
Loading...