Polisi "Israel": Kami membunuh lebih dari 200 warga Palestina sejak akhir 2015

Pasukan pendudukan "Israel" siap menyerang saat demonstrasi Palestina pada 9 Desember 2017 di Yerusalem melawan keputusan Presiden AS Donald Trump untuk mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel. (Foto: Salih Zeki Fazlıoğlu / Anadolu Agency)
349

YERUSALEM (Arrahmah.com) – Polisi pendudukan “Israel” mengatakan bahwa mereka membunuh 201 warga Palestina antara bulan September 2015 dan 7 Januari 2018, Quds Press melaporkan (7/1/2018).

Menurut situs tersebut, polisi zionis “Israel” mengklaim bahwa warga Palestina telah melakukan serangan terhadap sasaran “Israel”.

Mereka juga mengklaim bahwa ini adalah setengan dari jumlah warga Palestina yang melakukan serangan terhadap sasaran “Israel”. Jumlah total serangan diklaim sebanyak 411.

“Polisi ‘Israel’ menetralisir warga-warga Palestina dengan cara melepaskan tembakan ke arah mereka sampai mereka meninggal,” Quds Press melaporkan pernyatan polisi “Israel”.

Sementara itu, dikatakan bahwa situs berita “Israel” Wallah telah melaporkan bahwa data ini tidak termasuk eksekusi lapangan yang dilakukan oleh pasukan pendudukan “Israel”.

Meskipun pasukan pendudukan “Israel” mengklaim membunuh orang-orang Palestina yang hanya “menjadi ancaman bagi mereka”, namun terungkap bahwa tentara zionis-lah yang sengaja menaruh senjata di sebelah jasad warga Palestina yang mereka bunuh. (fath/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.