Ghautah Timur membara, puluhan sipil kembali tewas dan terluka

Seorang laki-laki menggendong korban yang terluka setelah serangan udara menggempur distrik Arbin di Ghautah Timur pada 2 Januari 2018 lalu. (Foto: AFP)
513

GHAUTAH (Arrahmah.com) – Serangan udara oleh pasukan rezim Nushairiyah pimpinan Bashar Asad di wilayah Ghautah Timur, pinggiran ibu kota Damaskus, telah membunuh 17 warga sipil dan melukai 60 lainnya pada Sabtu (6/1/2018), kelompok pemantau melaporkan.

Jet tempur rezim Asad dan Rusia meluncurkan serangan menargetkan Hammuriyeh, Arbeen, Harasta dan Madira, ujar Rami Abdurrahman, kepala Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR), kelompok pemantau yang berbasis di Inggris, mengatakan kepada DPA.

SOHR mengatakan bahwa serangan paling mematikan pada Sabtu menghantam distrik Hammuriyeh, yang membunuh 12 sipil termasuk dua anak.

Seorang reporter AFP di Hammuriyeh menyaksikan bangunan pemukiman berubah menjadi reruntuhan dan jalan-jalan dipenuhi puing-puing.

Warga termasuk anggota kelompok penyelamat White Helmets bergegas menyelamatkan yang terluka.

Kelompok pemantau SOHR bergantung pada jaringan sumber di Suriah dan mengatakan bahwa mereka menentukan pesawat yang melakukan penyerangan menurut jenis, lokasi, pola penerbangan dan amunisi yang digunakan. (haninmazaya/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.