Berita Dunia Islam Terdepan

MUI Himbau Masyarakat Ikut Aksi Bela Palestina di Monas

MUI himbau Masyarakat ikut kasi bela Palestina menolak keputusan Presiden AS Donald Trump (foto: salam-online)
723

JAKARTA (Arrahmah.com) – Majelis Ulama Indonesia menyerukan agar seluruh elemen masyarakat ikut serta dalam Aksi Bela Palestina yang akan dipusatkan di Monumen Nasional, Jakarta, Ahad (17/12/2017).

“Kami ajak seluruh pihak umat Islam bergabung karena yang paling bertanggung jawab. Kami juga mengajak kepada umat lain,” kata Ketua Umum MUI Maruf Amin dalam Rapat gabungan MUI dengan ormas persiapan unjuk rasa di Gedung MUI Pusat, Jakarta, Kamis (15/12), lansir Harian Terbit.

Kiyai Ma’ruf juga mengatakan siapapun warga Indonesia sudah seharusnya mendukung kemerdekaan Palestina. Negara tersebut hingga saat ini belum merdeka dan menjadi satu-satunya anggota Konferensi Asia Afrika yang belum kunjung mendapatkan independensinya sebagai bangsa.

Pada kesempatan yang sama, Pimpinan Pondok Pesantren Daarut Tauhid KH Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) menghimbau setiap unsur masyarakat yang hadir dalam Aksi Bela Palestina Ahad ini agar selalu menjaga niat perjuangan berada di jalan Allah. Jangan sampai ada kepentingan politik dan golongan kecuali untuk membebaskan Palestina dari belenggu penjajahan.

Aa Gym juga mengajak peserta Aksi Bela Palestina nanti untuk selalu menjaga akhlak yang baik meski para pengunjuk rasa memiliki kemarahan yang besar terhadap AS dan Israel yang berlaku tidak adil terhadap Palestina.

itu juga menyerukan agar peserta aksi unjuk rasa untuk selalu menjaga ketertiban dan menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan serta memungut sampah di sekitar lokasi demonstrasi.

“Meski kita marah tapi akhlakul karimah adalah senjata kita. Kita berikan akhlak terbaik sehingga kemarahan tidak berbuah kekasaran,” himbaunya.

Isu Yerusalem dan kemerdekaan Palestina mengemuka saat Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan megakui secara sepihak Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Langkah Trump tersebut memicu reaksi di banyak masyarakat dunia karena isu soal Yerusalem sangat sensitif terlebih pengakuannya itu disebut-sebut ilegal karena tidak melalui prosedur yang sesuai rekomendasi Persatuan Bangsa-bangsa.

(ameera/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...
Comments
Loading...