Penerbit dan Lembaga Pendukung Buku Diary 212 tidak Terkait Kasus Jonru 

307

Support Us

JAKARTA (Arrahmah.com) – Penulis buku “Diary 212” Nurbowo mengatakan, buku yang disusunnya hanyalah kumpulan tulisan-tulisan yang sudah berserakan di berbagai media sosial pasca Aksi 212, Desember tahun lalu. Ia pun mengaku telah meminta izin kepada orang-orang yang tulisannya dimuat dalam buku tersebut. 

“Ini buku kumpulan dari tulisan-tuisan yang terserak. Saya tambahi dengan tulisan-tulisan saya yang telah dimuat di tabloid Suara Islam,” ungkap Nurbowo dalam diskusi tentang buku “Diary 212” di Jakarta, Rabu sore (4/10/2017). 

Terkait proses penerbitan dan pencetakan buku tersebut, Nurbowo berkisah dirinya didukung oleh para aktivis dakwah yang tergabung dalam Forum Alumni Muslim-Institut Pertanian Bogor (FAM-IPB). Tetapi sayang, sumber daya yang mereka miliki hanya mampu untuk mencetak 1000 eksemplar saja. Sementara percetakan maunya mencetak tiga ribu eksemplar. 

Di tengah kesulitan itu, Nurbowo akhirnya bertemu kawan di lembaga sosial dan kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) dan menawarinya supaya membeli buku tersebut 1000 eksemplar dibayar di muka. Akhirnya disepakati ACT turut membeli buku tersebut dengan harga biaya cetak. 

“Hubungan dengan ACT murni bisnis. Logo dicantumkan,” jelas Nurbowo yang juga seorang jurnalis kemanusiaan itu. 

Pada akhirnya buku “Diary 212” yang disusun Nurbowo ini diterbitkan atas nama Forum Alumni Muslim Institut Pertanian Bogor (FAM-IPB) dengan didukung Aksi Cepat Tanggap (ACT) dan GNPF-MUI. 

Dengan dukungan itulah buku tersebut lalu dicetak tiga ribu eksemplar. Pendistribusiannya dibagi tiga. 1000 eksemplar dijual secara umum, 1000 eksemplar dikirimkan ke ACT, 1000 eksemplar lagi dikirimkan ke MUI dengan maksud jika laku terjual dananya bisa digunakan untuk aktivitas dakwah. “Saya tidak tahu sudah habis apa belum,” tambahnya.

Untuk menjual 1000 buku yang ada ditangannya, Nurbowo memilih distributor buku online, pilihbuku.com untuk menjualnya. Dari sinilah kemudian buku itu juga terdistribusi melalui Jon Riah Ukur Ginting alias Jonru yang mampu menjual buku melalui jejaring sosial media yang dikelolanya.

Penjelasan Nurbowo ini diamini oleh pemilik distributor buku pilihbuku.com, Ahmad Syakib. “Jonru itu dapat dari saya. Jual beli, bisnis,” ungkap Syakib yang mengaku telah mengenal Jonru sejal 2005 silam. 

Jonru, kata Syakib, mengambil buku “Diary 212” kepada dirinya dengan persentasi bagi hasil 45-55. Pria yang fanspagenya memiliki 1,5 juta pengikut itu disebut mengambil 500 eksemplar.  “Awalnya kita kirim cuma 50 eksemplar. Dalam waktu dua hari habis,” kata dia. 

Dengan fakta-fakta inilah, menurut jurnalis senior Herry Mohammad, buku “Diary 212”, penerbit maupun lembaga yang mendukung penerbitan buku setebal 436 halaman ini sama sekali tidak terkait dengan kasus yang dihadapi Jonru saat ini.  

“Jonru melalui laman media sosialnya sekadar mengapresiasi Buku Diary 212 dan ikut memasarkan serta memetik keuntungan dari buku ini,’’ kata Herry.

Penulis dan distributor buku “Diary 212” merasa perlu menggelar konferensi pers untuk menjelaskan hubungan buku itu dengan Jonru, yang tak lain hanyalah bisnis belaka, karena pada Kamis (28/9) lalu, Jonru ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Metro Jaya. Jonru dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dua tuduhan menghina Joko Widodo dan mempelesetkan nama  Muannas Al Aidid menjadi Aidit (tokoh PKI). Keduanya dilakukan Jonru lewat laman Facebook-nya.

Usai ditangkap, pada Jumat (29/9) dinihari, sekitar jam 03.00, rumah Jonru yang berada di kawasan Kampung Makassar, Jakarta Timur, turut digeledah. Dari rumah Jonru inilah polisi menyita satu buah laptop, satu buah hardisk, dan satu eksemplar buku “Diary 212” yang disusun oleh Nurbowo. 

(azmuttaqin/*/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

Anies Raih Penghargaan Gubernur Terpopuler 2020

JAKARTA (Arrahmah.com) - Pemprov DKI dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meraih penghargaan dalam Anugerah Humas Indonesia (AHI) 2020. Kompetisi tersebut berdasarkan kinerja humas pemerintah di kementerian, lembaga, Pemerintah Daerah,…

Menteri KKP Edhy Prabowo Ditangkap KPK

JAKARTA (Arrahmah.com) -  Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu (25/11/2020) dini hari WIB. Informasi awal Edhy ditangkap di kantornya usai kunjungan kerja ke Amerika…

Putin: Nagorno-Karabakh tak terpisahkan dari Azerbaijan

MOSKOW (Arrahmah.com) - Presiden Rusia Vladimir Putin telah mengakui bahwa wilayah Nagorno-Karabakh secara internasional diakui sebagai milik Azerbaijan, dua pekan setelah Armenia menyerahkan wilayah tersebut setelah kekalahannya dari…

SITE lansir AQIM tunjuk pemimpin baru

WASHINGTON (Arrahmah.com) - Kelompok Al-Qaeda di Maghrib Islam (AQIM) telah memilih pemimpin baru untuk menggantikan Abdelmalek Droukdel, yang dilaporkan terbunuh pada bulan Juni oleh pasukan Prancis, kelompok pemantau yang berbasis di…

MERC Sayangkan Sikap Walikota Bogor Intervensi RS yang Tangani Habib Rizieq

BOGOR (Arrahmah.com) -  MER-C menyayangkan sikap Walikota Bogor Bima Arya yang melakukan intervensi terhadap pihak rumah sakit yang menangani Habib Rizieq Shihab. Ketua Presidium MER-C dr. Sarbini Abdul Murad dalam keterangannya, Sabtu…

Erdogan Deportasi 9.000 Terduga Teroris Asing

ANKARA (Arrahmah.com) – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyinggung tentang peran Turki melawan terorisme saat menyampaikan pidato di KTT G20 pada Ahad (22/11/2020). Dia mengatakan negaranya telah menangkap dan mendeportasi hampir…

Tentara Inggris diam-diam dikirim ke Saudi

RIYADH (Arrahmah.com) - Surat kabar Inggris, The Independent, melaporkan bahwa London secara diam-diam mengirim unit militer ke Kerajaan Arab Saudi untuk melindungi ladang minyak di wilayah tersebut tanpa memberi tahu Parlemen dan opini…

ISIS lancarkan serangan besar di Hama

HAMA (Arrahmah.com) - ISIS telah melanjutkan kampanye mereka di pedesaan timur Hama, ketika pejuang mereka menargetkan posisi pasukan rezim Asad di dekat perempatan Ithriya. Menurut laporan, ISIS menyerang unit Angkatan Darat rezim…

Militer Turki bersiap untuk mundur dari daerah strategis di Aleppo

ALEPPO (Arrahmah.com) - Pada Selasa pagi (24/11/2020), sejumlah besar kendaraan memasuki area pos pengamatan Turki, yang dikepung oleh pasukan rezim Asad di area Rashideen 5 Aleppo. Menurut laporan dari provinsi Aleppo pada Selasa,…

Prancis Ngamuk Setelah Pakistan Tuduh Macron Sama Seperti Nazi

PARIS (Arrahmah.com) – Prancis menuntut Pakistan menarik komentar Menteri Federal untuk HAM Shireen Mazari yang menyamakan Presiden Emmanuel Macron dengan Nazi. Melalui Twitter, Mazari menyebut Macron memperlakukan Muslim di Prancis…

Empat warga sipil Azerbaijan tewas akibat ranjau yang ditanam militer Armenia

FUZULI (Arrahmah.com) - Empat warga sipil Azerbaijan kehilangan nyawa mereka setelah bom ranjau yang diletakkan oleh militer Armenia meledak, kata otoritas negara pada Sabtu (28/11/2020). Ledakan tersebut terjadi ketika kendaraan yang…

Netanyahu dan Mohammed bin Zayed Masuk Nominasi Nobel Perdamaian

TEL AVIV (Arrahmah.com) – Kantor Perdana Menteri "Israel", Benjamin Netanyahu, mengeluarkan pernyataan pada Selasa (24/11/2020) jika ia telah dinominasikan untuk Hadiah Nobel Perdamaian. Usulan nominasi itu, menyusul kesepakatan normalisasi…

Iklan