Berita Dunia Islam Terdepan

Dorongan berhaji, Mas Djoko rela jadi driver bus Shalawat

Mas Djoko. Foto: Tardjono
90

MAKKAH (Arrahmah.com) – Otoritas Kota Makkah jelang puncak haji 2017 terlihat sangat sibuk dalam melayani Tamu-Tamu Allah. Berupaya menjadi tuan rumah yang baik untuk melayani para tamu yang dimuliakan-Nya maka pemerintah Saudi menyiapkan pelayanan prima yang di antaranya diupayakan adalah penyediaan bus-bus Shalawat yang mengantarkan jamaah haji dari tempat-tempat pemondokan ke Masjid Al Haram dari berbagi jurusan secara gratis.

Adalah Mas Djoko (64) salah seorang warga Kota Surabaya Jawa Timur yang sudah 2 tahun berprofesi sebagai driver Bus Shalawat merasa bersyukur dan bahagia dapat terlibat langsung antar para jamaah haji se-Tanah Air dari tempat-tempat pemondokan haji di Makkah ke Masjid Al Haram dengan rute yang sudah ditentukan manajemen.

Nitezen jamaah haji Indonesia 2017, Tardjono Abu Muas, mengabarkan dari Makkah Almukarramah, sambil mengendarai Bus Shalawat bermesin Mercy, Mas Djoko berkisah kenapa dirinya sampai terdampar ke Makkah sebagai dirver jenis Bus Elite. Terdorong keinginan keras untuk menunaikan ibadah haji yang tanpa harus mengantri beberapa tahun dan irit masalah biaya Ongkos Naik haji (ONH), Mas Djoko memberanikan diri mendaftarkan dirinya sebagai driver di Arab Saudi. Berbagai tes dijalani hingga lulus mendapatkan Surat Ijin Mengemudi (SIM) Jenis B2 untuk di Kawasan Saudi Arabia.

Kakek dari 9 cucu ini tak keberatan menceritakan gaji yang diterimanya tiap bulan sebagai diriver Bus Shalawat. Gaji sebesar 1600 real/bulan, Alhamdulillah per bulan bisa mengirim uangnya untuk kebutuhan keluarga di Tanah Air, ungkap Mas Djoko. Yang lebih disyukuri oleh Mas Djoko, tahun pertama bekerja di Arab Saudi dirinya sudah bisa menunaikan ibadah haji sesuai dengan keinginan awal yang mendorongnya pergi ke Arab Saudi. Bahkan pada bulan Maret 2017 lalu, mantan supir angkot di Kota Surabaya ini bisa menghadirkan istrinya ke Arab Saudi untuk melaksanakan ibadah umrah.

Menutup pembicaraan sambil berkendara tengah malam selama 20 menit perjalanan dari pemondokan haji Sektor-5 ke terterminal bus dekat Masjid Al Haram, Mas Djoko mendoakan semoga jamaah haji pulang ke Tanah Air dengan selamat bisa kumpul bersama keluarga dan menjadi haji Mabrur.

(azm/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...