Berita Dunia Islam Terdepan

Polisi Israel tembak imam Masjid Al-Aqsha setelah sholat

Pasukan keamanan Israel menyerang warga Palestina setelah mereka melakukan sholat Isya saat mereka menolak masuk karena detektor yang dipasang oleh Israel di luar pintu masuk utama ke masjid Al-Aqsa. Masjid tersebut dibuka kembali untuk pertama kalinya pada hari Ahad sejak penutupan selama dua hari menyusul baku tembak mematikan di Yerusalem pada 18 Juli 2017. Beberapa pengunjuk rasa yang bersama dengan Imam Masjid Al-Aqsha Ikrimah Sabri juga terluka dalam serangan tersebut.(Anadolu Agency)
13

YERUSALEM (Arrahmah.com) – Imam Masjid Al-Aqsa, Sheikh Ikrima Sabri, terluka oleh peluru karet psetelah melaksanakan shalat di luar gerbang Masjid Al Aqsha pada Selasa (18/7/2017), menurut petugas medis Palestina.

Sheikh Ikrima baru saja selesai memimpin shalat Isya ketika polisi Israel berusaha untuk membubarkan paksa jamaah. Akibat serangan tersebut, banyak orang yang terluka, beberapa di antaranya dalam keadaan serius, menurut Komunitas Bulan Sabit Palestina, sebagaimana dilansir The Palestinian Information Center.

Sabri dibawa ke Rumah Sakit Al Maqasid di Yerusalem timur dan kondisinya belum diketahui.

Penembakan tersebut terjadi hanya beberapa jam setelah Rafaat al-Herbawi, (30), tewas dalam unjuk rasa di masjid tersebut saat ketegangan meningkat setelah Israel memasang detektor logam di pintu masuk utama Masjid Al-Aqsha.

(ameera/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...
Comments
Loading...