Ini 10 masalah besar bangsa Indonesia yang dibeberkan Busyro Muqoddas

356

Support Us

JAKARTA (Arrahmah.com) – Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Busyro Muqoddas mengatakan terdapat sepuluh masalah yang saat ini tengah dihadapi bangsa Indonesia.

Menurutnya, bangsa Indonesia perlu memahami masalah tersebut untuk mempertahankan kualitas sebagai umat unggulan dan sekaligus sebagai bangsa yang berdaulat.

Busyro mengatakan, masalah pertama yang dihadapi bangsa Indonesia adalah bahaya bisnis besar narkoba yang telah menjadikan Indonesia sebagai pasar utama bisnis barang mematikan itu.

“Tercatat sudah terdapat jumlah pengguna narkoba sebanyak 5,9 juta. Korban yang tewas perhari 40 orang. Sararan utamanya adalah generasi muda. Sejumlah aparat TNI, Polri, dan petugas BNN (Badan Narkotika Nasional) bahkan anggota DPRD terseret di dalamnya,” ungkap Busyro seperti dilansir Muhammadiyah.or.id, Ahad (25/6/2017) lalu.

Bandar narkotik jaringan Cina

Kedua, kata Busyro, perampokan uang negara atau korupsi oleh aparat pemerintah pusat atau daerah, DPR/DPRD, DPD, Polisi, Jaksa, Hakim/Hakim Mahkamah Konstitusi, Menteri, Pengacara, Pebisnis Gelap dan Penyuap Pejabat, serta Dosen Negeri.

Busyro melanjutkan, masalah ketiga adalah, praktik jual jasa atau suap dalam perizinan pendirian hotel, apartemen, pusat belanja modern, penambangan minyak, gas, mineral batubara, dan tata ruang daerah maupun nasional.

Kemudian, lanjut Busyro, masalah keempat, adanya praktik penguasaan 77% kekayaan negara oleh 10 pengusaha hitam dan 1 pengusaha keturunan yang diizinkan menguasai 6 juta hektar lahan.

“Kelima, tidak terbukanya aparat Polri dalam membongkar siapa sesungguhnya aktor dan dalang serangkaian panjang gerakan terorisme yang keji dan terkutuk,” tegas Busyro seperti dikutip Muhammadiyah.or.id.

Lalu keenam, praktik mafia suap atau uang sogok oleh kalangan pebisnis busuk kepada pejabat, politisi parpol, dan aparat penegak hukum yang telah menghancurkan martabat bangsa.

Berita Terkait

Ketujuh, lanjut Busyro, makin bertambahnya kehadiran “generasi android” yang telah menyita waktu produktif mereka.

“Kedelapan, dan ini yang parah, semakin terbiasanya ucapan bohong di depan jutaan rakyat dan pengakuan mendadak sebagai pejuang Pancasila dan NKRI tanpa bukti kejujuran dan kecerdasan,” tandas Busyro.

Menurut Busyro, menjamurnya izin pasar dan pusat belanja modern berjejaring nasional yang mematikan pasar dan pusat ekonomi rakyat kelas menengah adalah masalah kesembilan yang harus dihadapi bangsa Indonesia.

Dan yang terakhir, kata Busyro, terjadinya kesenjangan ekonomi sebagai pemicu ketidakadilan sosial dan munculnya sikap radikalisme dalam masyarakat yang berujung pada terorisme.

Meski begitu, Busyro berpendapat, kesepuluh masalah tersebut baru sebagian dari sekian banyak permasalahan bangsa Indonesia.

“Itulah sebagian problem negara kita yang telah membebani masa depan generasi muda dan negara kita,” ucapnya.

Untuk itu, Busyro mengajak seluruh elemen bangsa untuk mengembangkan keunggulan kualitas ruhaniyah dan taqwa yang telah diraih selama bulan Ramadhan kemarin dengan mendongkrak semangat perbaikan bangsa dan negara.

“Mari kita syukuri dengan penuh keceriaan dan optimisme yang kuat menghadapi permasalahan di atas. Salah satu langkahnya adalah dengan mempersiapkan anak-anak dan generasi penerus kita yang juga sebagai generasi penerus dan penyelamat masa depan bangsa,” tutur Busyro.

Ia juga berharap, jangan sampai bangsa Indonesia jatuh pada cara pengelolaan yang tidak berkeadilan.

“Sebaliknya umat Islam perlu segera bangkit menyelamatkan negara dan kekayaan alam yang melimpah dengan penuh semangat,” pungkas Busyro.

(azm/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

Sudah Dua Pekan Para Pengungsi Merapi Menempati Barak Pengungsian

MAGELANG (Arrahmah.com)  - Naiknya status Siaga atau Level III Gunung Merapi membuat ribuan warga baik di DI Yogyakarta maupun di Jawa tengah harus mengungsi, terutama jika lokasi rumahnya berada didalam radius 5 kilometer dari puncak…

TNI dan FPI Musyawarah Bahas Baliho Habib Rizieq

JAKARTA (Arrahmah.com) - Tentara Nasional Indonesia (TNI)  dan Front Pembela Islam (FPI) bermusyawarah untuk mencari solusi terkait baliho bergambar Habib Rizeq Shihab. Musyawarah tersebut berlangsung di rumah salah satu tokoh masyarakat…

Rezim Asad bunuh 98 orang di Daraa

DARAA (Arrahmah.com) - Rezim Suriah telah menyiksa 98 orang dalam dua tahun terakhir yang melanggar perjanjian Daraa 2018, menurut sumber lokal. Rezim menyiksa banyak orang yang tinggal di Daraa dan mengajukan amnesti berdasarkan…

Saudi penjarakan saudara laki-laki Syaikh Salman Al-Audah

RIYADH (Arrahmah.com) - Dr. Khaled Al-Audah, saudara dari ulama terkemuka Saudi Syaikh Salman Al-Audah, dijatuhi hukuman lima tahun penjara oleh pengadilan Saudi atas tuduhan penghasutan, Anadolu Agency melaporkan. Kantor berita…

Pemboman di Suriah utara tewaskan 29 pejuang pro-Turki

AL BAB (Arrahmah.com) - Dua puluh sembilan orang tewas pada Selasa (24/11/2020) oleh bahan peledak dalam tiga insiden terpisah di beberapa bagian Suriah utara di sepanjang perbatasan dengan Turki, menurut laporan kelompok pemantau. Tidak…

Turki: Kami beda dalam 2 hal dengan AS

ANKARA (Arrahmah.com) - Juru bicara kepresidenan Turki Ibrahim Kalin kemarin (22/11/2020) mengungkapkan poin ketidaksepakatan yang paling menonjol antara negaranya dan Amerika Serikat. "Apakah Joe Biden tiba di Gedung Putih atau…

Surya Paloh Positif Covid-19

JAKARTA (Arrahmah.com) - Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh positif terinfeksi virus corona (Covid-19). Surya saat ini tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta. "Betul, setelah…

Sejarah militer Australia di Afghanistan

SYDNEY (Arrahmah.com) - Penyelidikan independen telah menemukan informasi yang dapat dipercaya bahwa pasukan khusus Australia diduga membunuh 39 tahanan tak bersenjata dan warga sipil di Afghanistan, dimana komando senior memaksa tentara…

Militan ISIS Menyatakan Bertanggung Jawab Atas Serangan Kabul

KABUL (Arrahmah.com) – Militan Islamic State (atau yang lebih dikenal dengan sebutan ISIS) mengaku bertanggung jawab atas serangan 28 roket yang menewaskan 8 orang dan melukai 30 orang lainnya di Kabul (21/11/2020). ISIS menyatakan bahwa…

Pompeo siap bertandang ke UAE diskusikan penjualan senjata & normalisasi "Israel"

WASHINGTON (Arrahmah.com) - Menteri Luar Negeri Mike Pompeo akan bertemu dengan putra mahkota Abu Dhabi hari Sabtu (21/11/2020) untuk membahas kesepakatan senjata bernilai miliaran dolar yang direncanakan antara Amerika Serikat dan Uni…

Saudi bantah pertemuan MBS dengan Netanyahu

RIYADH (Arrahmah.com) - Saudi membantah laporan bahwa Putra Mahkota Muhammad Bin Salman bertemu dengan Perdana Menteri "Israel" Benjamin Netanyahu di kerajaan. Radio Israel Army mengklaim Netanyahu melakukan perjalanan rahasia ke Arab…

ISIS serang Baghdad, 6 pasukan keamanan Irak tewas

BAGHDAD (Arrahmah.com) - Enam personel keamanan Irak dan tiga warga sipil tewas dalam penyergapan pada Sabtu (21/11/2020) yang dilakukan oleh kelompok ISIS di utara Baghdad, kata polisi dan seorang pejabat setempat. Sumber polisi…

Iklan