Diduga terlibat, komnas HAM desak BNN dan kepolisian periksa Ahok

39

Support Us

JAKARTA (Arrahmah.com) – Komisioner Komnas HAM Maneger Nasution meminta BNN dan Kepolisian segera memeriksa Basuki Tjahaja Purnana (Ahok), terkait dugaan keterlibatan dalam kasus narkoba saat menjadi Gubernur DKI Jakarta.

Hal tersebut disampaikan menyikapi pernyataan kepala BNN Budi Waseso (Buwas) bebeberapa waktu lalu. Buwas mangatakan, “kalau pemprov mau main-main, ya silakan saja, itu bukti ada keterlibatan. Dia (Ahok) ikut mendukung peredaran narkoba di Provinsi DKI.”

Dia juga menilai Ahok tidak mengindahkan perintah Presiden Joko Widodo, untuk memberantas narkoba di Indonesia, khususnya di DKI Jakarta.

“Jika berita itu benar adanya, sejatinya pihak BNN dan kepolisian negara wajib hukumnya memeriksa Ahok,” kata Maneger dalam keterangan tertulisnya, Rabu (24/5/2017), sebagaimana dilansir rmol,

Maneger menambahkan, kalau betul Ahok terlibat dalam kejahatan narkoba, maka dia harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dengan dihukum maksimum.

Berita Terkait

“Kenapa? Ia adalah pejabat publik yang sejatinya menjadi garda terdepan dalam pemberantasan narkoba. Untuk itu pihak BNN dan atau kepolisian negara harus profesional dan transparan menuntaskan kasus ini. Sebagai pejabat publik, maka masyarakat berhak tahu tentang penuntasan kasus ini,” kata Maneger.

Meskipun Ahok pejabat publik, lanjutnya, tetapi ia pun harus diperlakukan secara sama seperti pelaku-pelaku kejahatan narkoba lainnya guna memenuhi asas persamaan di depan hukum. Ini juga untuk menjamin keterpenuhan asas keadilan hukum.

“Sebagai pejabat publik, ia juga tidak boleh abai terhadap masa depan generasi muda bangsa. Narkoba, menurut data BNN, adalah pembunuh dan penghancur masa depan generasi muda bangsa terdahsyat saat ini,” tandasnya.

Bahkan sebagai perwakilan pemerintah pusat di daerah, Ahok tidak mengindahkan perintah Presiden Joko Widodo untuk memberantas narkoba di Indonesia, tutur Maneger.

“Dalam prosesnya tentu mempertimbangkan asas praduga tidak bersalah. Dan jika pada akhirnya ia tidak terbukti bersalah dalam kasus kejahatan narkoba, ia berhak dipulihkan kehormatannya,” pungkasnya.

(ameera/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

Netanyahu desak agar AS tak kembali ke kesepakatan nuklir Iran

TEL AVIV (Arrahmah.com) - Perdana Menteri "Israel" Benjamin Netanyahu, dalam pesan kepada Presiden terpilih AS Joe Biden, mengatakan pada hari Minggu (22/11/2020) seharusnya tidak ada kembali ke kesepakatan nuklir Iran 2015 yang…

Rezim Asad bunuh 98 orang di Daraa

DARAA (Arrahmah.com) - Rezim Suriah telah menyiksa 98 orang dalam dua tahun terakhir yang melanggar perjanjian Daraa 2018, menurut sumber lokal. Rezim menyiksa banyak orang yang tinggal di Daraa dan mengajukan amnesti berdasarkan…

Jazuli: Jangan Sampai TNI Terjebak Politik Praktis

JAKARTA (Arrahmah.com) - Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini berharap agar TNI bersikap dan bertindak secara terukur dan proporsional dalam merespon dinamika politik di masyarakat. Jangan sampai TNI terjebak dalam politik praktis yang mana hal…

Militer Turki bersiap untuk mundur dari daerah strategis di Aleppo

ALEPPO (Arrahmah.com) - Pada Selasa pagi (24/11/2020), sejumlah besar kendaraan memasuki area pos pengamatan Turki, yang dikepung oleh pasukan rezim Asad di area Rashideen 5 Aleppo. Menurut laporan dari provinsi Aleppo pada Selasa,…

Mabes TNI Tak Pernah Perintahkan Copot Baliho Habib Rizieq

JAKARTA (Arrahmah.com) - Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Achmad Riad menegaskan petinggi di jajaran Markas Besar (Mabes) TNI tidak ada yang pernah memberikan perintah untuk menurunkan baliho Imam Besar Front Pembela Islam…

Satu tentara tewas dalam serangan bom ranjau di Karabakh

KARABAKH (Arrahmah.com) - Ledakan ranjau di wilayah Karabakh Atas menewaskan satu tentara Azerbaijan dan juga melukai seorang tentara Rusia, kata pejabat militer Rusia, Senin (23/11/2020). Ledakan itu terjadi di wilayah Suqovusan di…

DPR: Baliho HRS Urusan Satpol PP

JAKARTA (Arrahmah.com) - Anggota Komisi I DPR RI, Willy Aditya mengatakan penurunan baliho bergambar Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS) merupakan ranah dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Maka dari…

Kementerian BUMN Libatkan Ulama NU Ceramah di Seluruh Masjid BUMN

JAKARTA (Arrahmah.com) - Kementerian BUMN mengajak peran aktif para ulama dari kalangan Nahdliyin akan dilibatkan untuk mengisi ceramah dan kajian di berbagai masjid yang terdapat di seluruh perkantoran BUMN. Hal tersebut dalam rangka…

Sudah Dua Pekan Para Pengungsi Merapi Menempati Barak Pengungsian

MAGELANG (Arrahmah.com)  - Naiknya status Siaga atau Level III Gunung Merapi membuat ribuan warga baik di DI Yogyakarta maupun di Jawa tengah harus mengungsi, terutama jika lokasi rumahnya berada didalam radius 5 kilometer dari puncak…

Sudah Swab Test, Habib Rizieq Dan Keluarga Negatif Covid-19

JAKARTA (Arrahmah.com) - Habib Rizieq Shihab dan keluarganya dipastikan negatif Covid-19 setelah melakukan swab test secara mandiri. Hal itu disampaikan oleh tim kuasa hukum Front Pembela Islam (FPI), Azis Yanuar meneruskan pesan dari…

FPI: Pemerintah Tak Usah Repot Tes Swab Habib Rizieq, Ada Tim HILMI dan Mer-C

JAKARTA (Arrahmah.com) -  Polisi beserta TNI dan Satpol PP mendatangi kediaman Habib Rizieq Syihab, di Jalan Petamburan III, Jakarta Pusat. Mereka meminta Habib Rizieq menjalani tes swab karena ada kabar dirinya positif virus Corona.…

Aktivis wanita Saudi alami pelecehan seksual di Penjara

RIYADH (Arrahmah.com) - Aktivis hak-hak perempuan Saudi telah disiksa dan dilecehkan secara seksual oleh para interogator saat mereka mendekam di penjara, tidak memiliki pengadilan yang adil, klaim laporan baru-baru ini. Laporan…

Iklan