Berita Dunia Islam Terdepan

Ketum Muhammadiyah: Terlalu mahal harganya jika karena satu orang negara ini pecah

38

Support Us

JAKARTA (Arrahmah.com) – Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir, meminta agar semua tokoh turun tangan untuk mengakhiri terbelahnya masyarakat atas kasus yang menimpa Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

Dia menjelaskan,agar gesekan antara masyarakat tidak terjadi, maka tokoh, baik yang pro maupun kontra Ahok harus bisa meredam massa atau pendukungnya dan bisa menerima putusan pengadilan.

“Saya yakin jika dikendalikan para tokohnya, akan bisa damai dan tidak melakukan aksi,” katanya seperti dilansir laman JPNN, Sabtu (13/5/2017).

Dia mengingatkan, bahwa masalah hukum tidak bisa diselesaikan dengan aksi massa. Bagi mereka yang tidak puas dengan putusan pengadilan, mereka bisa menempuh jalur hukum banding.

Berita Terkait

Ia mengatakan, jangan hanya karena satu kasus atau persoalan satu orang, kemudian negara ini pecah. Keutuhan bangsa harus dipertahankan. Kerukunan dan persatuan harus dikedepankan.

“Terlalu mahal harganya, hanya karena satu orang, negara ini pecah,” tegasnya.

Menurutnya, untuk mengatasi persoalan ini, selain melalui langkah persuasif, pemerintah dan aparat penegak hukum juga harus tegas menindak pihak yang menganggu ketertiban umum.

Mereka yang membuat onar jangan dibiarkan. “Jika aparat tegas, biasanya siapa pun akan tertib,” pungkasnya.

(ameera/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.