Berita Dunia Islam Terdepan

Turki ungkap Bible yang sebut Yesus tidak pernah disalib

Turki ungkap Bible yang sebut Yesus tidak pernah disalib
7

ANKARA (Arramah.com) – Turki memindahkan teks keagamaan yang terbuat dari kulit, yang diklaim sebagai Injil Barnabas yang hilang, di bawah pengawalan militer ke Museum Etnografi, yang mengungkapkan bahwa Yesus Kristus tidak pernah disalib, sebagaimana dilansir AboutIslam.net, Rabu (26/4/2017).

Barnabas diyakini sebagai salah satu murid Yesus Kristus, dan Injil Barnabas adalah Alkitab yang mengatakan bahwa Yesus tidak pernah disalib.

Sebaliknya, Alkitab itu menyatakan bahwa Yesus naik ke surga saat hidup dan Yudas adalah orang yang disalib.

Selain itu, Alkitab kuno ini menyatakan bahwa Yesus bukanlah Anak Allah, namun hanya seorang nabi yang mengucapkan firman Allah.

Teks yang ditulis dengan tinta dan ditulis dalam bahasa Aramaic asli yang diperkirakan merupakan bahasa Yesus Kristus, disebut mengandung ajaran awal Yesus Kristus dan sebuah ramalan tentang Nabi Muhammad SAW.

Alkitab rahasia itu pertama kali disita oleh polisi dari sebuah geng penyelundupan pada tahun 2000 di wilayah Mediterania Turki dan sejak itu Alkitab tersebut ditempatkan di Balai Keadilan Ankara.

Alkitab tersebut berada ditempat itu selama delapan tahun sebelum kemudian dipindahkan ke Museum Etnografi dengan seorang escort polisi, ugkap Hurriyet Daily News dalam sebuah laporan pada tahun 2012.

Namun, sebuah laporan terbaru yang diterbitkan oleh Daily Star pada 23 April 2017, menyebutan bahwa para pendukung teks tersebut mengklaim bahwa teks tersebut bisa “menghancurkan kekristenan”.

Muslim meyakini Yesus merupakan salah satu nabi Allah dan dia adalah anak maryam, tapi bukan Putra Allah. Dia dikandung dan lahir secara ajaib.

Dalam Al Quran, Yesus disebut “Isa”. Dia juga dikenal sebagai Al-Masih (Kristus) dan Ibnu Maryam (Putra Maryam).

Adapun penyalibannya, umat Islam percaya bahwa Yesus tidak disalib namun diangkat ke langit.

Umat Islam meyakini bahwa Yesus (Nabi Isa ‘alihis salam) akan kembali ke bumi sebelum akhir zaman untuk memulihkan kedamaian dan melawan Al-Masih Dajjal (Anti-Kristus) atau Mesias Palsu dan membawa kemenangan bagi kebenaran.

(ameera/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...