Berita Dunia Islam Terdepan

Pusdiklat DDM Sumut selenggarakan pelatihan dai dan diplomat mujahid angkatan ke II

Pelatihan da'i dan diplomat mujahid II Sumatera Utara, Sabtu - Ahad, 22-23 April 2017.
8

MEDAN (Arrahmah.com) – Pusat Pendidikan dan Pelatihan Da’i dan Diplomat Mujahid Sumatera Utara (PUSDIKLAT DDM-SUMUT) menyelenggarakan pertemuan perdana pelatihan da’i dan diplomat mujahid angkatan II Sabtu – Ahad, 22-23 April 2017.

Pelatihan ini dilaksanakan selama satu tahun dengan tiga tingkatan. Dimulai dari tingkat dasar selama 4 bulan, menengah 4 bulan, dan atas 4 bulan. Dengan delapan kali pertemuan setiap jenjang, yakni hari sabtu-minggu pukul 20.00-12.00 wib (nginap) pada minggu I dan III setiap bulannya.

Pengampu, penanggung jawab program ini Ustadz Nursyahrul Ritonga, ST mengatakan, pelatihan dai dan diplomat mujahid kali ini diikuti 20 orang peserta didik baru setiap kelasnya. Dimana pada angkatan ini dibuka kelas umum dan khusus. Untuk kelas umum pertemuan dilaksanakan setiap hari minggu pukul 08.00-16.00 wib sedangkan kelas khusus pertemuan dilaksanakan dua minggu sekali di gedung pusdiklat ddm sumut jl. Kl yos sudarso no 68 c Martubung-Medan

Peserta yang mengikuti program ini berasal dari berbagai latar belakang yang berbeda-beda. Ada pedagang, buruh, mahasiswa, pelajar, dan masyarakat umum yang berusia 17-55 tahun.

Semangat peserta

Ada rasa haru mengiringi acara pembukaan kemarin, ternyata ditengah tergerusnya nilai-nilai agama ditengah masyarakat, jauhnya umat dengan Al-qur’an, kerusakan moral yang luar biasa, serta maraknya berbagai macam kemaksiatan ternyata masih ada jiwa-jiwa yang tergugah untuk melakukan perbaikan ditengah masyarakat. Menjadi Mafatihul Khair penyeru-penyeru kebaikan disaat sebagian besar manusia tidak peduli. Antusiasme mereka tunjukkan dengan hadir dilokasi kegiatan meski berjarak cukup jauh dari kediaman mereka tanpa rasa lelah dan mengikuti sesi demi sesi dengan penuh semangat.

Mereka datang menyambut firman Allah :

ادْعُ إِلَىٰ سَبِيلِ رَبِّكَ بِالْحِكْمَةِ وَالْمَوْعِظَةِ الْحَسَنَةِ ۖ وَجَادِلْهُمْ بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ ۚ إِنَّ رَبَّكَ هُوَ أَعْلَمُ بِمَنْ ضَلَّ عَنْ سَبِيلِهِ ۖ وَهُوَ أَعْلَمُ بِالْمُهْتَدِينَ

“Wahai Muhammad, ajaklah manusia kepada Islam, agama Tuhanmu, dengan hujah-hujah yang kuat, nasehat yang baik dan sanggahlah hujah lawanmu dengan hujah yang lebih baik. Sesungguhnya Tuhanmu Maha Mengetahui siapa yang menyimpang dari agama-Nya, dan Allah Maha Mengetahui orang-orang yang mendapat hidayah.”.(QS An-Nahl (16) : 125)

Mengajak manusia kembali ke jalanNya dengan mengikuti seluruh syari’atNya agar dapat selamat dunia dan akhirat.

Ketika kaum kuffar bahu membahu dalam kebatilan untuk menghancurkan umat Islam dengan segenap kemampuan yang mereka miliki maka seharusnya kaum muslimin juga harus mengerahkan seluruh potensi yang dimiliki dirinya untuk meninggikan menara Islam.

Untuk itu mari renungkan firman Allah :

وَمَنْ أَحْسَنُ قَوْلًا مِمَّنْ دَعَا إِلَى اللَّهِ وَعَمِلَ صَالِحًا وَقَالَ إِنَّنِي مِنَ الْمُسْلِمِينَ

“Apakah ada orang yang lebih baik daripada orang yang menyeru kepada ajaran tauhid dan taat kepada Allah semata-mata serta beramal shalih, dan dia berkata: “Sungguh aku termasuk kaum muslim.” (QS Fushshilat (41) : 33)

(azm/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...