Berita Dunia Islam Terdepan

Amir Al-Qaeda serukan perang gerilya di Suriah

11

(Arrahmah.com) – Amir Al-Qaeda, Syaikh Ayman Az-Zawahiri menyeru faksi oposisi bersenjata di Suriah untuk berperang secara gerilya melawan Bashar Asad dan sekutunya.

Dalam rekaman audio terbaru “Suriah hanya tunduk kepada Allah” yang dirilis di internet pada Ahad (23/4/2017), Syaikh Az- Zawahiri mendesak pejuang Suriah untuk terus bersabar dan mempersiapkan diri untuk perang panjang melawan Tentara Salib dan sekutu mereka Syiah, lansir Al Jazeera pada Senin (24/4).

Dia menyeru pejuang Suriah untuk mengadopsi strategi perang gerilya karena akan melemahkan dan menguras musuh.

Musuh-musuh pejuang menargetkan mereka “karena mereka mencoba untuk membangun sebuah pemerintahan Islam di Suriah, karena itulah Barat dan semua sekutunya melakukan semua yang mereka bisa untuk menghentikannya”.

Pesan audio yang dikeluarkan oleh sayap media Al-Qaeda, As Sahab, berdurasi lebih dari enam menit.

Syaikh Ayman memperingatkan bahwa perang Suriah seharusnya tidak dianggap sebagai upaya nasionalis secara eksklusif, karena itulah yang diinginkan oleh musuh Mujahidin. Sebaliknya, dia mengatakan bahwa konflik Suriah harus dilihat sebagai
masalah ummat.

“Saya ingin memberitahu orang-orang kami tercinta di Syam, bahwa luka Anda adalah luka seluruh ummat, dan rasa sakit Anda adalah rasa sakit seluruh ummat. Anda berada dalam doa kami setiap saat dan kami ingin mengorbankan jiwa kami untuk Anda,” ujar Syaikh Ayman memulai pesannya.

“Jika ada yang menghalangi jalan kami, itulah kenyataan bahwa kami terlibat dalam pertempuran yang sama dengan Anda, melawan musuh Tentara Salib, meski berada di garis depan yang berbeda.”

Pemimpin Al-Qaeda memuji mereka yang telah menempuh jalan Jihad di jalan Allah untuk mengibarkan bendera Islam di tanah Syam dan untuk membebaskannya dari penindasan, tirani dan korupsi.

“Jadi jangan mundur,” ujarnya. “Jangan goyah atau berkompromi. Mati secara terhormat, jangan pernah menerima penghinaan.”

“Bersatu dan rapatkan barisan Anda dengan saudara-saudara Muslim dan Mujahidin tidak hanya di Syam, tetapi di seluruh dunia,” lanjutnya. (haninmazaya/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...