MUI persilahkan ummat Islam hadiri ceramah Zakir Naik di Bekasi

62

Support Us

JAKARTA (Arrahmah.com) – Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat Dr KH Ma’ruf Amin mempersilahkan umat Islam untuk menghadiri ceramah umum Dr Zakir Abdul Karim Naik di Bekasi. Menurut Kyai Ma’ruf, jika pemerintah sudah mengizinkan pelaksanaan kegiatan tersebut, tentu saja umat Islam boleh menghadiri acara itu.

“Karena berati tidak ada masalah. Kecuali pemerintah melarang, umat jangan datang. Kalau pemerintah mengizinkan ya umat datanglah,” ungkap Kyai Ma’ruf saat dimintai pandangannya terkait dakwah Zakir Naik di Indonesia, usai membuka Rakornas LPPOM MUI di Bogor, Rabu (5/4/2017).

Sesuai rencana, cendekiawan Muslim asal India tersebut akan menyampaikan ceramah dengan tema “Persamaan Islam dan Kristen” di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, pada Sabtu malam, 8 April 2017.

MUI, lanjut Kyai Ma’ruf, prinsipnya akan sejalan dengan pemerintah. “Kalau MUI sejalan dengan pemerintah, selalu. Kalau pemerintah oke, MUI oke,” tandasnya.

Sebelumnya, Kyai Ma’ruf juga memuji cara dakwah yang dilakukan Zakir Naik. Menurut Kyai Ma’ruf, cara dakwah Zakir Naik sudah sesuai dengan perintah Allah dalam Al-Quran.

“Zakir Naik itu berdakwah di mana-mana dan banyak orang tertarik dan masuk Islam. Saya kira dakwah yang bagus menurut saya. Dan sistem dakwahnya itu sangat ilmiah,” ungkap Kyai Ma’ruf.

Menurut Rais Aam PBNU itu, model dakwah yang dilakukan Zakir Naik sesuai dengan perintah dalam Alquran Surat An-Nahl ayat 125, ‘Ud’u ilaa sabiili rabbika bil hikmati wal mau’idhotil hasanati, wa jadilhum billati hiya ahsanu. Yakni, ajaklah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan cara yang bijak dan pelajaran yang baik. Dan jika terjadi perdebatan, maka berdebatlah dengan cara yang baik.

“Saya kira itu yang dilakukan. Ada dialog, ada perdebatan mencari suatu kebenaran. Harus diartikan seperti itu,” ungkap Kyai Ma’ruf.

Terkait dengan tuduhan Wahabi dan isu mendukung teroris yang dilayangkan kepada Zakir Naik, Kyai Ma’ruf mengaku tidak mengetahui hal itu. MUI juga tidak mengetahui isu-isu tersebut.

“Kita dengar dia baik, menyampaikan (ceramah) sangat ilmiah,” tandasnya.

Zakir Naik sendiri sebelum memulai safari dakwahnya, juga telah bersilaturahmi dengan jajaran pengurus MUI Pusat. Zakir mendatangi kantor MUI Pusat pada Jumat, 31 Maret lalu. Ia diterima Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional KH Muhyidin Junaidi dan sejumlah pengurus lainnya.

Secara terpisah, Koordinator Humas Zakir Naik Visit Indonesia 2017 Budhi Setiawan menjelaskan, untuk pelaksanaan safari dakwah Zakir Naik di Indonesia, pihaknya tekah mengantongi izin dari Mabes Polri berupa Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP) yang ditandantangani Kabid Yanmas Baintelkam Mabes Polri Kombes Pol Drs Isnaeni Ujiarto, M.Si tertanggal 30 Maret 2017.

Sebelumnya, sebagai kelengkapan syarat permohonan STTP, Perkumpulan Zakir Naik Indonesia Visit telah mendapatkan surat rekomendasi dari Plt Direktur Penerangan Agama Islam, Dirjen Bimas Islam Kemenag tanggal 17 Maret 2017, dan surat rekomendasi izin keramaian dari Kapolda Jabar, Kapolda Jatim, Kapolda DIY dan Kapolda Metro Jaya.

“Dalam STTP disebutkan semua jadwal kegiatan ceramah umum Zakir Naik yaitu di Bandung, Yogya, Gontor, Bekasi dan Makassar,” jelas Budhi.

Budhi menambahkan, surat pemberitahuan pelaksanaan kegiatan safari dakwah Zakir Naik di Indonesia, telah diurus oleh panitia sejak pekan pertama Maret 2017 lalu.

“Kami telah penuhi semua persyaratan dari Kepolisian, sehingga keluarlah STTP dan kegiatan ini legal,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Zakir Naik beserta istri dan putranya, dalam sepuluh hari ini berada di Indonesia dalam rangka safari dakwah bertajuk “Zakir Naik Visit Indonesia 2017”.

Sejak 2 April lalu, Zakir Naik telah menyampaikan ceramah umum di Kampus UPI Bandung, UMY Yogyakarta dan Unida, Gontor, Ponorogo. Rencananya pada 8 April mendatang, Zakir Naik akan menyampaikan ceramah umum di Stadion Patriot Chandrabhaga Bekasi. Lalu, sebagai pamungkas, pada 10 April, Zakir Naik dijadwalkan menyampaikan kuliah umum di Universitas Hasanuddin Makassar.

Dalam setiap kuliah umum, Zakir Naik selalu memberikan prioritas kepada kalangan non-Muslim dan atheis untuk menyampaikan pertanyaan kepadanya. Dengan model seperti ini, sejumlah penanya, baik di UPI Bandung maupun UMY Yogyakarta akhirnya menyatakan diri masuk Islam.

*Tim Media Zakir Naik Visit Indonesia 2017.

Iklan

Iklan

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

2.783 tentara Azeri tewas selama konflik Karabakh

BAKU (Arrahmah.com) - Azerbaijan mengatakan pada Kamis (3/12/2020) bahwa 2.783 tentaranya tewas selama konflik dengan pasukan etnis Armenia di daerah kantong Nagorno-Karabakh, dan lebih dari 100 tentaranya masih dalam pencarian.…

Aliyev puji peran Turki dan Rusia dalam mediasi Nagorno-Karabakh

BAKU (Arrahmah.com) - Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev mengatakan pada Jumat (4/12/2020) menambahkan bahwa Turki dan Rusia memainkan peran penting terkait implementasi kesepakatan gencatan senjata. Berbicara melalui konferensi video pada…

Serangan Houtsi bunuh 7 sipil Yaman

HUDAIDAH (Arrahmah.com) - Sedikitnya tujuh warga sipil tewas ketika kelompok teroris Syiah Houtsi melepaskan tembakan menghantam desa di Yaman barat, ujar pernyataan militer Yaman pada Ahad (29/11/2020). Sepuluh orang lainnya juga…

Turki: Pusat pengawasan Nagorno-Karabakh mulai dibangun

ANKARA (Arrahmah.com) - Pembangunan pusat pengawasan bersama Turki-Rusia untuk memantau gencatan senjata di Nagorno-Karabakh telah dimulai, Menteri Pertahanan Turki Hulusi Akar mengatakan pada hari Rabu (2/12/2020). Dia mengatakan pusat…

Habib Rizieq: Saya Mohon Maaf Kepada Rakyat Indonesia Soal Kerumunan Massa

JAKARTA (Arrahmah.com) - Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab menyampaikan permohonan maaf kepada rakyat Indonesia terkait kerumunan massa sejak penyambutan kedatangannya beberapa waktu, hingga saat peringatan Maulid…

Prancis akan memeriksa 76 Masjid, sebagai bentuk tindakan keras kepada Muslim

PARIS (Arrahmah.com) - Prancis akan memeriksa 76 masjid dalam beberapa hari mendatang dalam operasi besar-besaran, yang belum pernah terjadi sebelumnya, melawan apa yang disebut separatisme, kata menteri dalam negeri negara itu pada Rabu…

Gaza mengekspor minyak zaitun ke negara-negara Teluk untuk pertama kalinya

GAZA (Arrahmah.com) - Kementerian Pertanian Palestina di Gaza mengumumkan bahwa mereka akan mengimpor minyak zaitun Palestina untuk pertama kalinya dari kantong yang terkepung, ke Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA). Berbicara kepada…

Menteri Denmark: Ummat Islam Denmark Harus Dukung Seks Pra Nikah

KOPENHAGEN (Arrahmah.com) – Mattias Tesfaye, Menteri Luar Negeri dan Integrasi Denmark, mengatakan pernyataan kontroversial dalam sebuah unggahannya di sosial media usai pertemuan dengan beberapa ulama Muslim. Ia mengatakan bahwa perempuan…

Ucap Belasungkawa Kematian Ilmuwan Nuklir Iran, Taliban Kunjungi Kedubes Iran Di Qatar

DOHA (Arrahmah.com) – Kedutaan Besar Iran di Qatar mengatakan sebuah delegasi Taliban telah tiba di gedung kedutaan pasca pembunuhan ilmuwan terkemuka program nuklir Iran. Delegasi yang berasal dari kantor politik Taliban datang untuk…

FPI: Habib Rizieq Diizinkan Pulang Dari RS Ummi Bogor Karena Sehat Wal Afiat

JAKARTA (Arrahmah.com) - Kuasa Hukum Front Pembela Islam (FPI), Aziz Yanuar SH, membantah hoax yang beredar bahwa Habib Rizieq Shihab (HRS) kabur dari RS Ummi Bogor, Jawa Barat. "Berita dan informasi itu muncul dari pihak-pihak dan…

Turki sambut baik kemajuan positif dalam krisis Teluk

ANKARA (Arrahmah.com) - Turki menyambut perkembangan positif baru-baru ini pada Jumat untuk menyelesaikan konflik di kawasan Teluk. "Kami menghargai upaya tulus dari para pemimpin Kuwait yang telah melakukan kontak intensif dan inisiatif…

Pejuang Al Qaeda di Suriah kembali ke Marib, Yaman

MARIB (Arrahmah.com) - Sumber lokal mengungkapkan bahwa sejumlah pemimpin dan pejuang Al-Qaeda telah kembali ke provinsi Yaman Marib dari Suriah dalam beberapa hari terakhir, menurut laporan Yemen News Portal. Unsur-unsur Al Qaeda…

Iklan

Banner Donasi Arrahmah