Berita Dunia Islam Terdepan

Seorang dokter Suriah yang paling dihormati gugur dalam serangan udara rezim Nushairiyah

dr. Hasan Hariri mendedikasikan hidupnya untuk para korban perang di Suriah. (Foto: MEMO)
6

DARA’A (Arrahmah.com) – Hasan Hariri, salah satu dokter Suriah yang paling dihormati, gugur dalam pemboman yang dilakukan rezim Suriah di Dara’a pada Ahad, Arab News melaporkan.

Hariri (46) telah merawat ratusan orang yang mengalami luka-luka dalam peperangan di Suriah dan telah menyelamatkan banyak nyawa manusia. Dia menolak meninggalkan kampung halamannya, Busra Al-Hariri, dan bersama dokter lainnya dia mendirikan rumah sakit lapangan untuk mengobati orang-orang yang terluka.

Pada 2014, Hariri kembali ke rumahnya dan menemukan anak-anaknya dibungkus kain kafan setelah rezim Suriah menjatuhkan bom barel di rumahnya. Istri dan tujuh anak-anaknya tewas. Dua anaknya selamat dari serangan tersebut.

Lima orang anak dr. Hariri tewas seketika akibat bom barel yang dijatuhkan rezim Asad tepat di atas rumahnya. Kelima anaknya adalah: Hadaya (15), Maryam (13), Aya (11), Mohamed (10), Abdullah (8), dan Ahmad (4). (Foto: Twitter / @SouryRakhees via MEMO)

Hariri telah dianggap sebagai pahlawan dan ikon revoluisoner.

Koalisi Nasional Revolusi Suriah dan Pasukan Oposisi mengatakan, “Koalisi Suriah mengaku sangat sedih mendengar berita kematian Dokter Hasan Hariri yang tewas dalam serangan udara yang dilakukan oleh rezim Suriah di kota Dara’a pada Ahad.”

“Dokter Hariri bergabung pada masa awal revolusi dan mendedikasikan dirinya untuk berupaya membantu para korban perang.”(fath/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...
Comments
Loading...