Berita Dunia Islam Terdepan

Pernyataan puluhan lembaga Mahasiswa dan Pemuda Islam dukung Ulama

Perwakilan para Mahasiswa dan Pemnuda Islam Indonesia. Foto: Republika
7

BANDUNG (Arrahmah.com) – Puluhan lembaga mahasiswa dan pemuda Islam Indonesia dari berbagai kampus di tanah air mendukung gerakan Ulama yakni Imam Besar Front Pembela Islam, Habib Rizieq Shihab. Mereka menyatakan bahwa rezim hari ini tidak bersikap adil terhadap umat Islam, bukan menangkap si penista agama malah mencoba melakukan kriminalisasi terhadap Islam, aktivisnya dan para ulama.

“Bahwa alih-alih menangkap Ahok yang secara nyata melakukan penistaan dan intoleran, rezim malah melakukan kriminalisasi terhadap Habib Rizieq Shihab, ulama serta aktivis Islam lainnya, dengan menggiring opini seolah ulama dan ormas Islam lah yang intoleran dan anti kebhinekaan,” demikian Ricky Fattamajaya, Ketua PP Gema Pembebasan, penanggungjawab Resolusi 2017 Pemuda dan Mahasiswa Islam Indonesia.

Mahasiswa dan pemuda Islam Indonesia yang menolak kriminalisasi Ulama dan mendukung Habib Rizieq Syihab yakni; PP Gema Pembebasan, PP Front Mahasiswa Islam, Badan Koordinasi Lembaga Dakwah Kampus Nasional, PB Pemuda Al Irsyad, Front Santri Indonesia, LDK Alkaramah UIN Pekanbaru, dan LDK BKLDK UHO.

Ada pula KALAM UPI Bandung, LDK DKM UNPAD, HATI ITB, UKM LDK UMI, LK Uswah UNHAS, FRM UI, Senat BSI Cimone Tangerang, LDK Al Hijrah Teuku Umar, LDK BDM AL- Hikmah UM, Forum Pemuda Islam Bekasi, MPM Universitas Haluoleo, BEM UIR, BEM Thabrani Riau, BEM Fekon Universitas Riau, BEM STIS Surabaya, BEM PTDI, dan BEM FAI Unismuh Palu.

Berikut pernyataan lengkap Mahasiswa dan Pemuda Islam Indonesia yang diterima redaksi Senin (23/1/2017).

RESOLUSI 2017 PEMUDA DAN MAHASISWA ISLAM INDONESIA

Bismilahi Arrahman Arrahim

1. Bahwa manuver dukungan kriminalisasi terhadap ulama perwaris nabi dan ormas Islam yang dilakukan oleh segerobolan pemuda tersebut, justru merupakan upaya adu domba antarelemen bangsa yang dapat menyulut disintegrasi bangsa Indonesia dan sikap intoleransi antar umat beragama;

2. Bahwa upaya segerombolan pemuda yang mengaku mahasiswa tersebut adalah sangat disayangkan karena bukan kritis terhadap segala bentuk kezaliman rezim, justru ikut mendorong pembungkaman yang dilakukan rezim terhadap berbagai bentuk kritik ulama perwaris nabi terhadap rezim;

3. Bahwa Seharusnya perjuangan mahasiswa adalah melawan hegemoni neoliberalisme serta tajam kritisnya terhadap penguasa khianat yang menjual aset negara kepada aseng dan asing, bukan malah menjadi kepanjangan tangan para komprador;

4. Bahwa rezim hari ini justru mencoba melakukan kriminalisasi terhadap Islam, aktivisnya dan para ulama padahal sesungguhnya solusi atas rusaknya negeri ini ada pada Islam yang diperjuangkan oleh para aktivisnya dan ulama;

5. Bahwa alih-alih menangkap Ahok yang secara nyata melakukan penistaan dan intoleran, rezim malah melakukan kriminalisasi terhadap Habib Rizieq Syihab, ulama serta aktivis Islam lainnya, dengan menggiring opini seolah ulama dan ormas Islamlah yang intoleran dan anti kebinekaan;

6. Bahwa sikap permusuhan terhadap ulama perwaris nabi merupakan salah satu ciri khas gerakan PKI, sehingga ini merupakan salah satu bukti kebangkitan PKI yang merupakan bahaya laten bagi Indonesia.

Karena itu, dengna rahmat Allah Yang Maha Kuasa dan didorong dengan keinginan luhur, kami pemuda dan mahasiswa Islam Indonesia menyerukan:

1. Kepada Pemuda dan Mahasiswa Islam Indonesia agar memperkuat ukhuwah Islamiyyah, untuk terus melakukan pembelaan terhadap Islam dan ulama pewaris nabi dari segala bentuk pembungkaman serta terus melakukan perlawanan kepada kezaliman demi tegaknya syariat Allah yang akan mewujudkan keadilan dan kesejahteraan bagi Indonesia;

2. Kepada Pemuda dan Mahasiswa Islam Indonesia untuk menyatukan barisan, untuk menjaga Indonesia dari berbagai ancaman dan gangguan berbagai macam paham yang dapat merusak aqidah Islamiyyah dan keutuhan Indonesia. Serta bahu membahu memperjuangkan tegaknya syariah secara khafah sebagai solusi atas bobroknya neoliberalisme dan rezim yang mengkhianati rakyatnya;

3. Kepada pemegang kekuasaan, untuk bertaubat dan menghentikan politik adu domba serta berhenti menjadi komprador asing dan aseng, juga menghentikan segala bentuk kebijakan dan tindakan yang memusuhi ajaran Islam dan umat Islam.

4. Kepada seluruh elemen rakyat Indonesia untuk mewaspadai gejala gerakan kebangkitan PKI yang secara nyata memusuhi para ulama pewaris nabi;

5. Kepada Seluruh elemen Bangsa Indonesia untuk menghidupkan peradaban dialog yang dapat mengikis kesalah-pahaman antara anak bangsa, sehingga dapat tercipta kedamaian dan toleransi.

(azmuttaqin/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...
Comments
Loading...