Berita Dunia Islam Terdepan

Mengetes perhatian pemerintah terhadap gelandangan di musim dingin, jurnalis Turki ini tidur di jalanan

Jurnalis Turki Ahmet Külsoy tidur di jalan sekitar Taksim Square selama dua hari di tengah musim dingin yang ekstrim untuk menguji perhatian pemerintah terhadap gelandangan.
15

ISTANBUL (Arrahmah.com) – Wartawan Sabah Ahmet Külsoy tinggal di jalanan sekitar Taksim square selama dua hari antara 9-10 Januari untuk menguji perhatian unit perawatan tunawisma pemerintah kota Istanbul dan melihat apakah unit tersebut ada gunanya. Ia juga ingin melihat apakah ada orang yang datang untuk menyelamatkannya dalam cuaca yang esktrim seperti itu.

Jadi, pada pagi hari tanggal 9 Januari, Külsoy memutuskan untuk meninggalkan rumahnya yang hangat dan memilih tidur di luar di bawah badai salju yang sangat dingin.

Ketika orang-orang melihat dia berbaring di bangku di tengah hujan salju, mereka kemudian menelpon ke nomer “White Desk” pemerintah kota, dan pejabat mengatakan kepada mereka bahwa sebuah unit sedang dalam perjalanan untuk membawanya ke tempat penampungan. Sayangnya, unit tersebut tidak muncul pada hari pertama.

Wartawan itu mengatakan bahwa suhu minus 10 derajat merupakan saat yang berat dan ia mencoba untuk mengatasinya semampunya.

“Saya benar-benar putus asa. Saya pikir saya akan mati,” katanya.

Pada hari kedua, orang yang lewat lainnya menelpon pemerintah kota, dan kali ini pejabat perawatan tunawisma datang ke tempat kejadian sekitar 20 menit dan membawa Külsoy ke Zeytinburnu Sports Hall, yang saat ini sedang digunakan sebagai tempat penampungan bagi tunawisma.

Petugas pemerintah kota datang dan membawa Ahmet Külsoy ke tempat penampungan. {Foto: Daily Sabah]
Petugas pemerintah kota datang dan membawa Ahmet Külsoy ke tempat penampungan. {Foto: Daily Sabah]

“Makanannya memuaskan dan semua orang di aula begitu puas. Para pejabat secara berkala datang ke aula untuk melakukan pemeriksaan kesehatan dan memberikan obat bagi siapa saja yang membutuhkan,” katanya.

Ahmet Külsoy berada di Zeytinburnu Sports Hall, yang saat ini sedang digunakan sebagai tempat penampungan bagi tunawisma. [Foto: Daily Sabah]
Ahmet Külsoy berada di Zeytinburnu Sports Hall, yang saat ini sedang digunakan sebagai tempat penampungan bagi tunawisma. [Foto: Daily Sabah]

“Saya mendengarkan orang-orang dan cerita-cerita mereka. Semua orang mengatakan ‘Semoga Allah memberkati Turki, kita tidak mati kedinginan. Terimakasih untuk upaya ini.”

Hampir semua orang di aula terbangun ketika adzan subuh di kumandangkan, mereka pergi keluar dan kemudian kembali lagi ke penampungan,” tambahnya.

Pengujian yang dilakukan Külsoy itu datang saat pemerintah kota dan Pusat Koordinasi Bencana (AKOM) tengah berjuang untuk memberikan pelayanan kepada para tunawisma di tengah gelombang badai salju.

Menurut informasi yang diperoleh dari pemerintah kota, sebanyak 921 orang tunawisma telah ditampung dalam beberapa pekan terakhir.

(ameera/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...
Comments
Loading...