Ornamen Natal bertuliskan lafadz Allah di bingkai telapak kaki, Gubernur Jambi Zumi Zola berang

202

Support Us

JAMBI (Arrahmah.com) – Hotel Novita yang berada di pusat Kota Jambi, diduga telah melakukan penistaan agama Islam dengan membuat hiasan Natal yang bertuliskan lafaz Allah.

Yang membuat gempar, lafaz Allah tersebut ditulis di lantai atau di bingkai telapak kaki dalam hiasan batu kerikil putih.

Foto lafadz Allah dalam hiasan itu beredar di dunia maya. Warga, polisi, TNI dan termasuk ormas Islam FPI datang untuk melihat langsung ke hotel tersebut.

“Ini jelas penistaan agama Islam. Masa’ Tuhan kita Allah disejajarkan dengan alas kaki manusia. Kami dari FPI Kota Jambi tidak terima dengan ulah yang diduga dilakukan manajemen Hotel Novita,” tegas Ketua FPI Kota Jambi, Ahmad Sukri, Jumat (23/12).

Awalnya, ornamen Natal tersebut ditemukan oleh seorang warga bernama Bima yang kebetulan lewat di jalur kanan hotel di lobi andalas. Namun, betapa terkejutnya melihat susunan batu di lantai ornamen Natal bertuliskan lafaz Allah.

“Saya tidak terima nama Tuhan saya Allah direndahkan demikian. Allahu Akbar,” katanya.

Kabar tersebut, langsung sampai ke telinga Gubernur Jambi, Zumi Zola dan Kapolda Jambi, Brigjen Pol Yazid Fanani.

Berita Terkait

Zumi Zola sangat menyayangkan kejadian ini. Menurutnya, ini harus diselesaikan secara hukum, mohon semua pihak agar menjaga keamanan tetap kondusif.

“Situasi sangat sensitif sekali, jadi harus saling menghormati. Saya sangat keberatan apabila pihak menajemen tidak menerima kejadian ini. Saya akan menegur secara keras kepada pihak hotel. Saya sudah bicara kepada Kapolda Jambi harus ada yang bertanggung jawab dan selesaikan secara hukum,” tandas Zola.

Zumi Zola kemudian meninjau langsung lokasi pohon natal bertuliskan lafaz Allah, yang menghebohkan masyarakat se-Provinsi Jambi. Kondisi ini pun memancing reaksi keras dari Zola.

Gubernur Jambi Zumi Zola saat memberikan keterangan pers soal ornamen pohon Natal berlafaz Allah di Hotel Novita. [metrojambi.com]
Gubernur Jambi Zumi Zola saat memberikan keterangan pers soal ornamen pohon Natal berlafaz Allah di Hotel Novita. [metrojambi.com]

Ia tampak marah besar saat melihat langsung Lafaz Allah di pohon natal yang diletakan di karpet bawah dan terlihat seperti telapak kaki.

Zumi Zola nampak berang melihat pemasangan ornament tersebut. Zola juga didampingi pihak kepolisian saat mengecek langsung ke lokasi.

“Saya minta ini diusut tuntas, saya berpesan ke semua pihak untuk menjaga perdamaian,” tegasnya, sebagaimana dilansir metrojambi.com.

(ameera/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

Sudah Swab Test, Habib Rizieq Dan Keluarga Negatif Covid-19

JAKARTA (Arrahmah.com) - Habib Rizieq Shihab dan keluarganya dipastikan negatif Covid-19 setelah melakukan swab test secara mandiri. Hal itu disampaikan oleh tim kuasa hukum Front Pembela Islam (FPI), Azis Yanuar meneruskan pesan dari…

Erdogan: "Penghinaan terhadap Nabi Muhammad bukan bagian dari kebebasan"

ANKARA (Arrahmah.com) - Menghina kepercayaan orang lain bukan bagian dari kebebasan, kata Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, sebagai kritik atas meningkatnya sentimen anti-Muslim di negara-negara Barat. "Anda telah mengikuti dengan…

30 pasukan Afghan tewas digasak bom di Ghazni

KABUL (Arrahmah.com) - Sebuah pemboman mobil di provinsi tengah Afghanistan, Ghazni, menewaskan sedikitnya 30 anggota pasukan keamanan Afghanistan pada Minggu (29/11/2020), kata para pejabat, dan korban dapat meningkat mengingat intensitas…

Lakukan aksi mogok makan selama 103 hari demi bisa keluar dari penjara

JENIN (Arrahmah.com) - Mantan tahanan "Israel" asal Palestina, Maher Al-Akhras, berhasil bebas dari penjara. Otoritas "Israel" membebaskan Al-Akhras pada Kamis (26/11/2020), setelah ia melakukan mogok makan selama 103 hari. "Tekad saya…

Din Syamsuddin dan Tokoh dari 212 Terdepak dari Kepengurusan MUI

JAKARTA (Arrahmah.com) - Din Syamsuddin tidak termasuk dalam kepengurusan baru Majelis Ulama Indonesia (MUI) periode 2020-2025 beserta dengan sejumlah tokoh yang kerap berafiliasi dengan aksi 212 seperti Bachtiar Nasir. Yusuf Martak, dan…

Sembuh dari Covid-19, Mardigu Berharap Banyak Penyintas Sukarela Donorkan Plasma Darah

JAKARTA (Arrahmah.com) - Pengusaha Mardigu Wowiek Prasantyo atau yang dikenal warganet dengan sebutan 'Bossman Sontoloyo' mengungkapkan dirinya sembuh dari virus Corona atau Covid-19 berkat terapi plasma darah. Dia dinyatakan positif…

HNW Sesalkan Sikap Presiden Jokowi Aktifkan Calling Visa Untuk Israel

JAKARTA (Arrahmah.com) - Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Hidayat Nur Wahid menyayangkan sikap Presiden Joko Widodo (Jokowi) membiarkan pengaktifan calling visa untuk Israel. HNW menilai ini sebagai…

Jerman Waspadai Penyebaran Islam

BERLIN (Arrahmah.com) – Organisasi bantuan Islamic Relief Deutschland (IRD) di Jerman saat ini sedang tersudut. Pernyataan sebagian anggota dewan eksekutif yang berempati kepada Ikhwanul Muslimin memaksa IRD melakukan pembersihan di jajaran…

Netanyahu janjikan kunjungan ke Bahrain

TEL AVIV (Arrahmah.com) - Perdana Menteri "Israel" Benjamin Netanyahu mengatakan dia akan mengunjungi Bahrain "segera" atas undangan Putra Mahkota negara Teluk Salman al-Khalifa. Bahrain mengikuti Uni Emirat Arab (UEA) dalam…

Agen CIA tewas dalam operasi memerangi Mujahidin di Somalia

SOMALIA (Arrahmah.com) – Seorang agen Badan Intelijen Amerika Serikat (CIA) dilaporkan meninggal dalam sebuah operasi mata-mata di Somalia pada akhir pekan lalu. Menurut New York Times, Rabu (25/11/2020), agen CIA itu dilaporkan…

Militer Turki bersiap untuk mundur dari daerah strategis di Aleppo

ALEPPO (Arrahmah.com) - Pada Selasa pagi (24/11/2020), sejumlah besar kendaraan memasuki area pos pengamatan Turki, yang dikepung oleh pasukan rezim Asad di area Rashideen 5 Aleppo. Menurut laporan dari provinsi Aleppo pada Selasa,…

Ketika Pelarangan Khamr menjadi Kontroversi

Oleh : Yuliyati Sambas, S.Pt (Arrahmah.com) - Islam telah memberi seperangkat aturan kehidupan yang demikian rinci dan mengandung maslahat. Salah satunya terkait perkara makanan dan minuman. Prinsipnya bahwa apa yang dikonsumsi wajib halal…

Iklan