Berita Dunia Islam Terdepan

Pernyataan Imarah Islam Afghanistan terkait tragedi Aleppo

Seorang pria berjalan di tengah-tengah kehancuran yang dialami kota Aleppo. (Foto: MEMO)
14

(Arrahmah.com) – Penyerangan besar-besaran di Aleppo hingga menelan banyak korban jiwa telah menarik simpati dari seluruh dunia, tak terkecuali dari Imarah Islam Afghanistan (IIA). Melalui pernyataan resminya, Mujahidin IIA menyatakan simpati yang dalam terhadap warga Muslim Suriah khususnya di Aleppo. Mujahidin IIA juga menyerukan kepada semua pihak yang terlibat dalam tragedi Aleppo untuk menghentikan tindakan yang membahayakan warga sipil. Berikut terjemahan pernyataan resminya:

**********

Sangat sedih harus menyaksikan bahwa puluhan ribu warga sipil tak bersenjata terutama wanita dan anak-anak terkepung di kota Suriah dari Aleppo, dengan laporan tentang pembantaian mereka, cedera dan perlakuan yang tidak manusiawi.

Imarah Islam [Afghanistan] menyerukan kepada semua pihak yang terlibat dalam konflik Suriah untuk berhenti dari membahayakan kehidupan Muslim sipil tak bersenjata dan mengakhiri semua kekejaman terhadap mereka.

Konflik Suriah adalah ujian yang besar dari Ilahi untuk seluruh dunia Muslim. Imarah Islam [Afghanistan] menyerukan kepada dunia Islam, Konferensi Islam, Ulama dari dunia Muslim dan semua pihak yang terlibat untuk tidak tetap acuh tak acuh dan mencegah penderitaan wanita, anak-anak dan warga sipil tak bersenjata.
Intervensi kekuatan asing di negara itu – baik itu dengan nama atau dalih apapun – hanya akan memperpanjang bencana ini.

Pembantaian Massal oleh serangan udara dan krisis kemanusiaan yang ditimbulkan oleh penderitaan itu tidak pernah bisa dibenarkan. Kami menyampaikan simpati terdalam kami kepada rakyat Suriah yang tertindas terutama pada wanita dan anak-anak yang telah terbunuh dan target dari tindakan biadab. Kami berdoa kepada Allah agar berikan belas kasihan pada situasi bencana di dunia Islam, membebaskan hamba-Nya, menahan tangan-tangan para penyerang dan membebaskan orang-orang yang tertindas dari penindasan, Aamiin Ya Allah Rabb Alam Semesta.

Imarah Islam Afghanistan

14/03/1438

14/12/2016

(siraaj/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...