Berita Dunia Islam Terdepan

Penjarakan penista Al Quran bergema pada Subuh berjamaah 1212 di Sukabumi

Ribuan jamaah mengikuti-shalat subuh berjamaah-di masjid MUI, Solo, Senin (12/12/2016). Foto: Republika
3

SUKABUMI (Arrahmah.com) – Gerakan Subuh Berjamaah 1212 di Masjid Agung Kota Sukabumi dihadiri ribuan jamaah. Mereka tidak hanya berasal dari Kota Sukabumi melainkan juga datang dari Kabupaten Sukabumi dan wilayah sekitarnya.

Selepas shalat Subuh berjamaah, para jamaah tidak langsung pulang. Mereka duduk mendengarkan ceramah yang disampaikan KH. Hendra Komara.

Dalam ceramahnya, KH Hendra Komara menyampaikan kebangkitan Islam yang ditandai dengan aksi 212 yang lalu di Jakarta. Pada kesempatan shalat Jumat di Monas tersebut hadir sekitar tujuh juta umat Islam.

“Kali ini dilanjutkan dengan gerakan 1212 yakni shalat Subuh berjamaah di masjid-masjid,” terang Kiai Hendra, dalam ceramahnya, dikutip Republika.

Kiai mengatakan, dalam kesempaan ini pula umat Islam tetap menyuarakan agar penista Al Quran agar dihukum sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Tuntutan ini sebagai bentuk kecintaan umat Islam terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Menurut Kiai, tindakan penistaan Al Quran dan agama merupakan pemecah belah persatuan. Sehingga seharusnya penista Al Quran harus segera dihukum sesuai aturan.

Di sisi lain, kegiatan shalat Subuh berjamaah ini menjadi awal kebangkitan umat Islam dalam memajukan negara. Dia mencontohkan negara Turki bisa maju dengan pesat seperti sekarang ini karena umat Islamnya menjalankan shalat Subuh berjamaah di masjid.

”Saya sudah lihat secara langsung di sana masjid penuh pada shalat Subuh,” ungkap Kiai Hendra yang sudah tiga kali ke Turki. Dia pun optimistis jika hal tersebut dilakukan di Indonesia, maka Indonesia akan mengalami hal yang sama

(azm/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...