Berita Dunia Islam Terdepan

Isu makar dihembuskan untuk memojokan elemen civil society

Aksi bela Islam 411, Jumat (4/11/2016). Foto: Net
3

JAKARTA (Arrahmah.com) – Sekjen SNH Advocacy Center, Harry Kurniawan mengecam beredarnya isu makar yang dihembuskan oleh penguasa berkenaan dengan akan diselenggarakannya aksi damai “Gelar Sajadah” Jum’at 2 Desember 2106 mendatang yang akan diikuti oleh banyak elemen masyarakat.

Dalam keterangannya kepada Arrahmah.com Rabu (23/11/2016), Harry menduga isu makar tersebut sengaja dihembuskan oleh penguasa untuk memojokan semua elemen civil society yang bergerak menuntut keadilan.

Da khawatir situasi ini akan menjadi pembenaran politis agar penguasa dengan segala instrumennya bisa bertindak represif, bahkan tangan besi terhadap rakyat.

“Memang para peserta aksi memiliki kekuatan dan pasukan, cerdas sedikitlah kalau melemparkan isu,” sergah Harry.

Lebih lanjut Harry mengatakan Tentara Nasional Indonesia memiliki intelegen yang canggih dan berada di bawah kekuasaan Presiden.

“Sampai saat ini tidak ada pernyataan TNI yang mengatakan adanya dugaan makar, malah kepolisian yang melontarkan isu itu, aneh sekali” katanya lagi.

Dia meminta kepada pihak kepolisian untuk fokus pada substansi permintaan para peserta aksi, yakni ditangkapnya penista agama, sebagaimana penista-penista sebelum-sebelumnya

“Jangan malah mengaburkan masalah, semakin terlihat keberpihakan aparat penegak hukum bila seperti ini sikapnya” ujar Harry.

(azmuttaqin/*/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...