Berita Dunia Islam Terdepan

Mandela anggun melawan penindasan, Ahok bangga menindas kaum papa

Mandela dan Ahok sangat beda ucapannya
9

JAKARTA (Arrahmah.com) – Hendak menyamakan dirinya dengan tokoh peraih nobel perdamaain Nelson Mandela, Ahok dinilai tidak mengaca.

Basuki alias Ahok tak pantas membanggakan dirinya yang ditetapkan sebagai tersangka kasus penistaan agama. Apalagi sampai berharap bisa seperti Nelson Mandela, yang sebelum jadi Presiden Afrika Selatan dipenjara terlebih dahulu.

Aktivis senior dalam gerakan sosial dan lingkungan hidup, Chalid Muhammad menyindir Gubernur DKI Jakarta nonaktif yang akrab disapa Ahok tersebut lewat akun Twitter-nya. Meski tak menyebut nama, dia meminta Ahok tak mengotori Mandela.

Diketahui, sesaat setelah ditetapkan sebagai tersangka pidana penghinaan, penistaan, penodaan agama sebagaimana diatur dalam pasal 156 a KUHP, Ahok bilang dirinya dijadikan tersangka karena difitnah dan dizalimi. Karena itu dia tidak malu dengan status tersebut tersebut.

“Tersangka, jadi tersangka saja. Yang malu itu tersangka koruptor. Kalau tersangka belain orang, bangga saya,” ucapnya.

Dia juga mengatakan bisa saja nanti setelah dipenjara dia menjadi presiden seperti Nelson Mandela. “Mandela dipenjara 35 tahun jadi presiden. Siapa tahu gue jadi presiden kan enak, ngapain pusing,” ucapnya.

Berikut cuitan mantan Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) tersebut.

Jangan Kotori Mandela

Mandela dengan anggun melawan penindasan, sedang engkau dengan bangga menindas kaum papa.

Mandela berani berpihak pada yang lemah sedang kau gusur mereka. Mandela gigih melawan kekerasan & kau kerahkan aparat tuk usir kaum duafa.

Mandela dengan santun menyapa sedang kau senangnya menista. Mandela ingin mengerti perasan kaum yang dibela, dan kau ingin selalu dibela.

Mandela cinta ibu bumi & kau kotori dengan reklamasi. Jadi jangan pernah samakan kau dengan Mandela. Karena dia pejuang kemanusiaan sejati.

(azm/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...