Kota Banjar ditimpa banjir dan longsor

Jembatan yang terletak di perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah amblas. Jembatan yang terletak di jalur nasional ini amblas Ahad sore (10/10/2016). Foto; Net
11

JAKARTA (Arrahmah.com) – Banjir dan longsor melanda Kota Banjar, Jawa Barat bagian selatan. Sebelumnya hujan deras selama dua hari berturut-turut turun di wilayah ini. BPBD Kota Banjar dan BPBD Jawa Barat telah melaporkan data sementara penanganan banjir dan longsor di Kota Banjar Provinsi Jawa Barat kepada Posko BNPB.

Laporan sementara penanganan bencana banjir dan tanah longsor di Kota Banjar yang terjadi pada Ahad, 9 Oktober 2016, sebagaimana dilansir laman BNPB sebagai berikut:

A. Banjir merendam beberapa desa di Kota Banjar pada Ahad (9/10/2016) pukul 17.00 WIB, terjadi di :
1. Desa Belokang, Desa Jajawar, Kecamatan Banjar, yang mengakibatkan rumah terendam setinggi 20-50 cm. (Jumlah rumah terendam masih dalam pendataan).
2. Desa Mulyasari, Kec. Patarungan, 25 unit rumah terendam setinggi 70 cm.
3. Kel. Pataruman, Kec. Pataruman, 45 unit rumah terendam setinggi 20-50 cm.
4. Desa Raharja, Kec. Purwaharja, 55 unit rumah terendam setinggi 20-50 cm

B. Longsor terjadi pada saat yang hampir bersamaan pada Ahad (9/10) pukul 17.00 WIB, di Kec. Patarungan :
1. Desa Batulawang; 4 unit rumah rusak sedang.
2. Desa Karyamukti; 2 unit rumah rusak sedang.
3. Desa Mulyasari; 2 unit rumah rusak sedang.
4. Desa Pataruman; 2 Unit rumah rusak sedang.
5. Desa Sukamukti; 1 Unit rumah rusak sedang.

Adapun masyarakat yang terdampak sudah diungsikan ke tempat yang lebih aman (tetangga dan saudara terdekat).

Sutopo Purwo Nugroho Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB melaporkan pada jam 17.30 WIB, di Kp. Warong Batok (2 titik longsoran), menimbun jalan nasional penghubung antara Jawa Barat dan Jawa Tengah. BPBD Kota Banjar melakukan pembersihan menggunakan alat berat dari PU Bina Marga. Saat ini kondisi jalan sudah normal kembali dan dapat dilalui kendaraan.

Selanjutnya pada jam. 22.00 WIB, di Blok Katapang, Kel. Purwaharja, Kec. Purwaharja : Jalan terputus karena amblas (jalur nasional penghubung Jawa Barat dan Jawa Tengah), panjang 15 m dan lebar 16 m, akibat tersumbatnya aliran sungai oleh sampah, sehingga mengikis pondasi jalan. Dampaknya 2 unit rumah terancam (2 KK/5 Jiwa). Para korban sudah diungsikan ke rumah tetangganya.

BPBD Kota Banjar sudah berkoordinasi dengan dinas instansi terkait dan direncanakan hari Senin ini (10/10) akan dilaksanakan rapat koordinasi tetntang penanganan bencana oleh Walikota Banjar.

(azmuttaqin/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.