468 warga sipil gugur dalam serangan udara rezim Asad dan Rusia sepanjang September

Warga Suriah mengevakuasi korban setelah serangan udara terjadi. (Foto: Zaman Alwasl)
2

DAMASKUS (Arahmah.com) – Jaringan Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SNHR), kelompok pemantau perang Suriah, mengatakan dalam laporan terbarunya bahwa pasukan rezim Asad dan Rusia bertanggung jawab atas 46 pembantaian dari 49 yang terjadi sepanjang September.

Laporan ini mengidentifikasi pembantaian dalam berbagai serangan yang mengarah ke pembunuhan sedikitnya 5 warga sipil dalam waktu yang sama. Rezim Asad melakukan 26 pembantaian, Rusia 20, ISIS 2 dan faksi oposisi 1

Menurut laporan, 498 orang, 46% ari mereka adalah anak-anak dan perempuan, telah tewas dalam serangan-serangan tersebut, lansir Zaman Alwasl pada Rabu (5/10/2016).

Laporan itu menyebutkan bahwa rezim Asad melancarkan 8 pembantaian di Aleppo, 5 di pinggiran Damaskus dan Deir Azzur, 3 di Idlib dan Hama, sementara satu di Daraa dan satu di Raqqa. Mereka menewaskan 211 orang termasuk 65 anak dan 25 wanita, sementara Rusia menyebabkan kematian 257 orang, 87 dari mereka adalah anak-anak dan 38 wanita. (haninmazaya/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.