Berita Dunia Islam Terdepan

Protes blokade di Gaza, aktivis perempuan tinggalkan Spanyol menuju Gaza dengan naik perahu

Aktivis "Women's Boat to Gaza" melakukan perjalanan dari Spanyol ke Gaza (14/9/2016) untuk mengakhiri blokade "Israel". (Foto: Albert Llop / Anadolu Agency)
4

MADRID (Arrahmah.com) – Kelompok aktivis perempuan internasional melakukan pelayaran dengan perahu dari Barcelona ke Jalur Gaza sebagai bagian dari upaya mereka untuk mengakhiri blokade “Israel”.

Sekitar 20 perempuan dari berbagai negara mendapatkan acara perpisahan yang hangat dari kerumunan yang bersorak termasuk di antaranya adalah Walikota Barcelona Ada Colau pada Rabu malam (14/6/2016).

Dua perahu layar diharapkan tiba di Gaza pada awal Oktober untuk memberikan makanan dan obat-obatan, pihak penyelenggara mengatakan kepada media.

“Perahu Perempuan ke Gaza bukan hanya untuk menantang blokade “Israel”, melainkan juga untuk menunjukkan solidaritas dan membawa pesan harapan kepada orang-orang Paletina,” kata pihak penyelenggara di situs web mereka.

“Dengan meluncurkan perahu yang berisi perempuan, para perempuan dari seluruh dunia bertujuan untuk menyoroti kontribusi perempuan Palestina yang telah turut serta dalam perjuangan Palestina.”

Sebelumnya, pada tahun 2010, sebuah protes serupa berakhir dengan sebuah tragedi ketika perahu yang membawa bantuan ke Gaza diserbu oleh pasukan komando “Israel” yang akhirnya menewaskan 10 aktivis Turki.

Selama hampir satu dekade pihak “Israel” telah memblokade Jalur Gaza untuk menekan partai Hamas. Sejak itu, blokade tersebut telah memotong setengah produk domestik bruto Gaza dan menyebabkan tingkat pengangguran tertinggi di dunia, menurut laporan Bank Dunia 2015.

Warga Gaza menderita karena tidak mendapatkan akses untuk mendaptaknan hak pelayanan dasar dan mereka tidak bisa meninggalkan wilayah itu tanpa izin perjalanan khusus. (fath/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...