Berita Dunia Islam Terdepan

“Israel” berencana gelar festival bir di pemakaman Muslim di Yerusalem

"Israel" akan gelar festival bir di pemakaman bersejarah Palestina [Getty]
9

YERUSALEM (Arrahmah.com) – Beberapa perusahaan “Israel” telah mengumumkan niat mereka untuk menggelar festival bir di pemakaman Muslim bersejarah Mamilla di Yerusalem pekan ini, sebagaimana dilansir Al Araby, Ahad (28/8/2016).

Festival ini didukung oleh otoritas “Israel” setempat yang memposting acara tersebut di situs web mereka. Menurut pengumuman untuk acara tersebut, akan ada sekitar 120 varietas yang berbeda dari bir lokal dan internasional yang ditawarkan selama festival yang berlangsung dua hari.

Festival ini diselenggarakan di wilayah pemakaman Muslim Mamilla.

Pemerintah “Israel” telah mengubah sebagian besar wilayah pemakaman itu menjadi taman umum dengan nama Independence Park setelah melakukan pengerukan dan menggusur sebagian besar kuburan yang meliputi area seluas 200 acre.

Sejak terbentuknya “negara Israel”, pemerintah “Israel” telah berupaya untuk menghilangkan kuburan tersebut dari jantung Yerusalem Barat.

“Pada tahun 1948, tahun Nakba, yang merupakan bencana bagi rakyat Palestina, bagian atas dari pemakaman itu segera diubah menjadi taman umum, berganti nama menjadi ‘Independence Park‘, yang bertujuan untuk merayakan kemenangan perang ’48. Mereka menciptakan taman, mencabut dan menggusur puluhan makam kuno. “Jelas Nader Dajani kepada MondoWeiss tahun lalu.

Sekarang, kuburan-kuburan itu telah hampir musnah. Beberapa batu nisan kuno diratakan, dan tertutup oleh rumput dan sampah.

Tidak mudah untuk memperkirakan berapa banyak batu nisan yang berada di sana, tetapi menurut salah satu penyelidikan oleh surat kabar “Israel” Haaretz, setidaknya 1.500 makam telah digusur oleh buldoser “Israel” dan sisa tulang-tulang belulang hanya dibuang begitu saja.

“Warga Palestina dari Yerusalem harus meminta ijin kepada “Israel” untuk membersihkan dan merawat pemakaman,” kata Dajani pada saat itu.

“Dan pejabat “Israel” selalu menolak. Jika kami datang dan melakukan beberapa pembangunan, setelah beberapa waktu kemudian mereka menghancurkan apa yang telah kami bangun untuk melindungi makam-makan itu,” jelasnya.

(ameera/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...
Comments
Loading...