Berita Dunia Islam Terdepan

Pejuang Asy-Syabaab menguasai kota pelabuhan di Somalia selatan

Mujahidin Asy-Syabaab berbaur dengan penduduk Marka. (Foto :LWJ)
7

MARKA (Arrahmah.com) – Menurut laporan dari Somalia, kelompok pejuang Asy-Syabaab telah berhasil merebut kota pelabuhan strategis yang terletak di Somalia selatan, kota Marka.

Asy-Syabaab pertama kali mengumumkan kemenangan mereka melalui stasiun radio serta akun media sosialnya beberapa hari lalu. Kelompok Jihad tersebut mengatakan bahwa pasukannya merebut kota tanpa ada perlawanan sengit setelah pasukan Uni Afrika menarik diri dari kota, lansir LWJ pada Rabu (13/7/2016).

Informasi tersebut pertama kali dikonfirmasi oleh radio independen Shabelle dan penduduk kota. Namun, Uni Afrika tidak mau mengakui kekalahan mereka dan membantah telah menarik diri dari kota.

“Itu adalah informasi palsu, Asy-Syabaab tidak mengambil kota, pasukan AMISOM (Uni Afrika) hanya berjarak 800 meter dari pusat kota dan melakukan patroli keamanan seperti biasa,” klaim seorang pejabat Uni Afrika

Dalam sebuah pernyataan yang dirilis Rabu (13/7), wakil gubernur wilayah Shabelle Bawah menegaskan bahwa tentara Somalia yang menarik diri dari kota MArka, bukan tentara Uni Afrika. Ia mengklaim bahwa itu merupakan “keputusan taktis”.

Asy-Syabaab pertama kali merebut kota Marka pada Februari lalu setelah pasukan Uni Afrika dan Somalia menarik diri dari kota. Namun, kota tersebut direbut kembali oleh pasukan Somalia hanya beberapa hari kemudian.

Mujahidin Asy-Syabaab berjaga-jaga di salah satu bangunan penting di kota Marka
Mujahidin Asy-Syabaab berjaga-jaga di salah satu bangunan penting di kota Marka
Mujahidin Asy-Syabaab berjaga-jaga di salah stau bangunan penting di kota Marka
Mujahidin Asy-Syabaab berjaga-jaga di salah satu bangunan penting di kota Marka
Penduduk Marka, baik anak-anak maupun orang dewasa, mendukung Asy-Syabaab
Penduduk Marka, baik anak-anak maupun orang dewasa, mendukung Asy-Syabaab

Asy-Syabaab telah mampu meningkatkan serangan di kawasan itu meskipun kehadiran pasukan Uni Afrika dalam jumlah besar. Kelompok ini juga telah meluncurkan serangan bom di berbagai hotel mewah di Mogadishu yang biasa dikunjungi oleh pejabat pemerintah dan pejabat asing. (haninmazaya/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...