Berita Dunia Islam Terdepan

Program beasiswa untuk calon dai, hafizh dan wirausahawan Muslim

Kampus Pesantren Masyarakat Merapi Merbabu di Dsn. Windusajan, desa Wonolelo, kec. Sawangan, kab. Magelang, Jawa Tengah.
6

MAGELANG (Arrahmah.com) – Tahun ini Pesantren Masyarakat Merapi-Merbabu (PM-3) bekerjasama dengan LAZIS PLN Pusat dan Relawan Masjid Indonesia – Masjid Jogokariyan Jogja, membuka kembali Program Beasiswa gratis Kaderidasi Dai dan imam Masjid untuk masyarakat Indonesia. Program yang dilakukan selama 3 tahun ini akan menempati Kampus Pesantren Masyarakat Merapi Merbabu di Dsn. Windusajan, desa Wonolelo, kec. Sawangan, kab. Magelang, Jawa Tengah.

Kuliah sekaligus nyantri ini mempunyai tujuan untuk membentuk Da’i Dan Imam Masjid Yang Hafizh Al-Qur’an, Mandiri, Tangguh Dan Berakhlaq Mulia. Adapun para pengajarnya merupakan Alumni Timur Tengah, LIPIA, Perguruan Tinggi Umum, Dan Pesantren Tinggi (Ma’had Aly), serta para praktisi Dakwah seperti Ust. Salim A. Fillah, Ust. Mohammad Fauzil Adhim, dll.

Selama masa pendidikan mahasantri mendapat beasiswa gratis untuk biaya pendidikan, makan, uang gedung.

Mahasantri selain mendapat kuliah keagamaan dan hafalan Qur’an, juga akan mendapat materi-materi life skil untuk penunjang kemandirian santri nantinya. Dari pelatihan menulis, berkisah, public speaking, bertani, berdagang, maupun materi kewirausahaan lainnya juga akan mengikuti kuliah-kuliah umum, seminar, dan pelatihan-pelatihan, baik yang diadakan di kampus PM3, maupun yang diadakan di universitas-universitas di Jogja.

Untuk kegiatan extranya, mahasantri ada latihan beladiri, berenang, memanah, futsal, outbond, rihlah edukatif, dan praktek dakwah di daerah dusun-dusun binaan Pesantren Masyarakat Merapi Merbabu.

Bagi masyarakat yang akan mendapat informasi program ini, baik untuk dirinya maupun keluarga dan temannya, bisa menghubingi via call/sms/wa : 085643551832 atau bisa buka www.pesantrenm3.com. Pendaftaran akan ditutup hingga 22 Mei 2016. Karena kuota terbatas, dimohon segera mendaftar. Untuk tes gelombang kedua akan dibuka apabila kuota dan hasil tes tahap pertama tidak terpenuhi.

Ahsin Qolbaka, M.Ag.

(azmuttaqin/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...