Berita Dunia Islam Terdepan

Warga Palestina makamkan pemuda down sindrom yang ditembak pasukan pengecut ‘Israel’

Israeli soldiers patrol a street in the northern West Bank village of Salem, east of Nablus, during an operation to arrest wanted Palestinians early on May 30, 2016. / AFP PHOTO / JAAFAR ASHTIYEH
2

TEPI BARAT (Arrahmah.com) – Warga Palestina menguburkan seorang pemuda, yang dilaporkan menderita down sindrom, yang ditembak oleh pasukan pengecut “Israel” di Tepi Barat yang diduduki.

Arif Jaradat (22) terluka dalam bentrokan dengan tentara zionis “Israel” pada 4 Mei lalu di desa asalnya, Sair.

Ia meninggal karena luka yang cukup parah di sebuah rumah sakit Palestina di dekat Hebron pada Ahad (19/6), kata staf.

Ayah Jaradat, Sharif, mengungkapkan bahwa Jardat mendengar penduduk desa dan pasukan zionis “Israel” terlibat dalam bentrokan, ia pun bergegas ke tempat kejadian.

“Dia berjarak sekitar 10 meter dari tentara dan meletakkan tangannya di udara,” kata Sharif (68).

“Empat saudaranya telah berada di sana dan mereka berseru kepada tentara dalam bahasa Inggris dan Ibrani agar tidak menembak,” katanya.

“Ada tujuh tentara di sana, mereka mulai pergi, tetapi kembali lagi dan menembak.”

“Dia sangat disukai di desa,” kata ayahnya sambil menangis. Puluhan kerabat dan tetangga berjalan dalam prosesi pemakaman di mana jasad Jaradat ditutup dengan bendera Palestina.

Kekerasan di Palestina sejak Oktober telah merenggut nyawa sedikitnya 208 warga Palestina, lansir AFP (20/6/2016).

Penjajah “Israel” mengklaim bahwa sebagian besar warga Palestina membawa pisau, senjata, atau menyerang dengan menabrakkan mobil.

Sementara, lainnya gugur dalam bentrokan dengan tentara pengecut “Israel” atau oleh serangan udara di Jalur Gaza. (fath/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...
Comments
Loading...