Masjid bersejarah Bosnia kembali dibuka

65

Support Us

BOSNIA (Arrahmah.com) – Ribuan Muslim berbondong-bondong mengunjungi ibu kota wilayah Serbia di Bosnia pada Sabtu (7/3) untuk menghadiri pembukaan kembali sebuah Masjid bersejarah yang hancur selama masa perang pada era 1990-an.

Masjid Ferhad Pasha merupakan Masjid buatan abad ke-16 karya agung arsitektur era Kekaisaran Ottoman.

Butuh waktu sekitar 14 untuk membangun Masjid buatan abad ke-16 tersebut, karena sebagian besar batu-batu yang digunakan merupakan batu asli Masjid Ferhad Pasha.

Masjid Ferhad Pasha diledakkan 23 tahun lalu, pada puncak Perang Yugsolavia. Saat itu, umat Muslim Bosnia, Kroasia, dan etnik non-Serbia lainnya diusir dari kampung halaman mereka sebaga taktik pembersihan etnik.

Pembukaan masjid yang pembangunannya didanai pemerintah Turki itu berlangsung dengan penjagaan ketat. Sekitar 1.000 polisi berpatroli di kawasan Masjid selagi bus-bus yang membawa umat Muslim dari seantero Bosnia datang ke acara tersebut. Lalu lintas lain lain diblokir sementara dari pusat kota dan konsumsi alkohol dilarang.

Pembangunan kembali Masjid ini penuh perjuangan. Dalam upacara peletakan batu fondasi pertama untuk pembangunan Masjid pada 2001 lalu, nasionalis Serbia menyerang pengunjung dan sejumlah pejabat, menyebabkan puluhan orang terluka dan seorang warga Muslim meninggal.

Berita Terkait

Selain itu, butuh waktu 15 tahun lagi bagi umat Islam Bosnia untuk memperoleh izin konstruksi dan dana pembangunan Masjid.

Ribuan keping puing-puing dari bangunan aslinya dikumpulkan dari tempat pembuangan Sungai Vrbas dan sejumlah situs pembuangan sampah untuk kembali dipergunakan dalam pembangunan Masjid.

Tanggal pembukaan kembali Masjid, yaitu 7 Mei, kemudian ditetapkan sebagai Hari Masjid di Bosnia, untuk memperingati 614 Masjid yang hancur selama perang periode 1992-1995.

Sementara, Kepala komunitas Islam Bosnia, Efendi Husein Kavazovic, menyebutkan bahwa pembukaan kembali Masjid ini bagai “kemenangan cahaya atas kegelapan,” meskipun ia sebelumnya menyatakan ragu bahwa rekonsiliasi di kawasan itu akan segera terlaksana.

Ketua Muslim Bosnia, Bakir Izetbegovic, menyatakan pembangun masjid itu memberikan tanda bahwa Muslim Bosnia dapat kembali ke wilayah tersebut, lansir BBC (8/5/2016).

 Bus-bus dari berbagai penjuru Bosnia mengantarkan ribuan umat muslim ke acara pembukaan kembali Masjid Ferhad Pasha.
Bus-bus dari berbagai penjuru Bosnia mengantarkan ribuan umat muslim ke acara pembukaan kembali Masjid Ferhad Pasha. (Foto: Reuters)
Interior Masjid Ferhad Pasha.
Interior Masjid Ferhad Pasha. (Foto: EPA)
 Umat muslim Bosnia dari berbagai penjuru menghadiri acara pembukaan kembali Masjid Farhad Pasha.  (Foto: Reuters)
Umat muslim Bosnia dari berbagai penjuru menghadiri acara pembukaan kembali Masjid Ferhad Pasha. (Foto: Reuters)
Masjid Farhad Pasha diledakkan 23 tahun lalu, sedangkan umat muslim Bosnia dan etnik lainnya diusir oleh pasukan Serbia. (Foto: Reuters)
Masjid Ferhad Pasha diledakkan 23 tahun lalu, sedangkan umat muslim Bosnia dan etnik lainnya diusir oleh pasukan Serbia. (Foto: Reuters)

 

(fath/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

Sembuh dari Covid-19, Mardigu Berharap Banyak Penyintas Sukarela Donorkan Plasma Darah

JAKARTA (Arrahmah.com) - Pengusaha Mardigu Wowiek Prasantyo atau yang dikenal warganet dengan sebutan 'Bossman Sontoloyo' mengungkapkan dirinya sembuh dari virus Corona atau Covid-19 berkat terapi plasma darah. Dia dinyatakan positif…

Demi keamanan nasional, pemerintah Selandia Baru akan sembunyikan bukti serangan terorisme di…

CHRISTCHURCH (Arrahmah.com) - Bukti-bukti yang diberikan oleh para menteri dan kepala eksekutif sektor publik dalam penyelidikan serangan terorisme di Christchurch tidak akan dipublikasikan hingga 30 tahun ke depan, ujar pihak berwenang…

Lima Orang Jamaah Masjid Dibunuh dan Puluhan Diculik di Nigeria

ABUJA (Arrahmah.com) – Serangan yang dilakukan sekelompok orang bersenjata terjadi di sebuah masjid di barat laut Nigeria. Serangan itu menjatuhkan banyak korban, lima jamaah meninggal dunia sementara 40 orang lainnya diculik. Serangan…

Ilmuwan nuklir Iran tewas dibunuh, Iran salahkan AS dan "Israel"

TEHERAN (Arrahmah.com) - Kepala militer Iran, Mayor Jenderal Abdolrahim Mousavi mengatakan "tangan kriminal" Amerika Serikat dan "Israel" terlihat jelas dalam pembunuhan seorang ilmuwan nuklir top di Teheran pada Jumat (27/11/2020), kantor…

Militer Turki bersiap untuk mundur dari daerah strategis di Aleppo

ALEPPO (Arrahmah.com) - Pada Selasa pagi (24/11/2020), sejumlah besar kendaraan memasuki area pos pengamatan Turki, yang dikepung oleh pasukan rezim Asad di area Rashideen 5 Aleppo. Menurut laporan dari provinsi Aleppo pada Selasa,…

Pemerintah Indonesia buka layanan calling visa bagi warga "Israel" dan 7 negara lainnya

JAKARTA (Arrahmah.com) - Pemerintah Indonesia secara mengejutkan membuka layanan visa elektronik atau e-Visa bagi warga "Israel" dan 7 negara lainnya dengan subyek calling visa atau layanan visa khusus untuk negara dengan tingkat kerawanan…

Revolusi Mental Jokowi Versus Revolusi Akhlaq HRS

Oleh: Ustadz Irfan S. Awwas Ketua Lajnah Tanfidziyah Majelis Mujahidin JAKARTA (Arrahmah.com) - Setiap manusia, kafir maupun muslim, secara mutlak memiliki tiga macam unsur kehidupan, sejak dilahirkan sampai mati. Yaitu, fisik, prilaku,…

Aramco pastikan pelanggannya tak terpengaruh oleh serangan Houtsi

RIYADH (Arrahmah.com) - Raksasa minyak Saudi Aramco mengatakan pelanggan tidak terpengaruh oleh serangan Houtsi Yaman di pabrik distribusi produk minyak bumi di kota Jeddah, Laut Merah, Arab Saudi. Salah satu tank fasilitas dihantam…

Erdogan: "Penghinaan terhadap Nabi Muhammad bukan bagian dari kebebasan"

ANKARA (Arrahmah.com) - Menghina kepercayaan orang lain bukan bagian dari kebebasan, kata Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, sebagai kritik atas meningkatnya sentimen anti-Muslim di negara-negara Barat. "Anda telah mengikuti dengan…

Drone Turki lancarkan serangan di Suriah utara

RAQQA (Arrahmah.com) - Sebuah pesawat tak berawak Turki dilaporkan melakukan serangan udara di wilayah utara provinsi Al-Raqqa pada Ahad (22/11/2020), Kantor Berita rezim Suriah SANA melaporkan. Menurut laporan tersebut, Angkatan…

PBB Desak Irak Batalkan Eksekusi Massal Puluhan Tahanan

BAGHDAD (Arrahmah.com) – PBB mendesak Baghdad untuk menghentikan semua eksekusi massal terhadap tahanan, seperti dilansir Al Jazeera (20/11/2020). Bulan Oktober lalu, Irak telah tercatat melakukan eksekusi yang tidak fair terhadap 40…

Sudan akan menggali kuburan massal untuk mengidentifikasi jenazah

KHARTUM (Arrahmah.com) - Komite yang dibentuk di Sudan untuk menyelidiki orang hilang telah memutuskan penggalian kuburan massal untuk mengidentifikasi mayat dan menentukan penyebab kematian. Otopsi baru juga akan dilakukan. Menurut Kantor…

Iklan