Tepis fitnah Said, Iim: "Ustad Abu itu anti dengan aksi kekerasan"

55

Support Us

JAKARTA (Arrahmah.com) – Abdul Rahim Baasyir alias Iim menegaskan bahwa ayahnya Ustadz Abu Bakar Baasyir anti dengan aksi kekerasan. Pernyataan ini ditegaskan demi menepis fitnah, tuduhan dusta Said Agil Siroj Ketua Umum PBNU yang mengatakan Abu Bakar hanya bisa menyuruh anak buahnya untuk meledakkan diri dengan bom dalam aksi teror.

Said juga menuduh ustadz Baasyir malah marah saat anak buahnya meminta dirinya mencoba lebih dulu aksi bom bunuh diri. Menurut Iim, seharusnya Said melihat fakta terlebih dulu.

“Said Aqil telah melakukan fitnah. Malah sebaliknya Ustad Abu itu anti dengan aksi kekerasan,” kata Iim lansir CNNIndonesia.Com, Rabu (27/4/2016).

Iim putra bungsu Ustadz Baasyir menyebut pernyataan Said sebagai omongan tak ada isi. Keluarga besar Baasyir katanya tidak perlu mendengar pernyataan seperti ini. Fakta bahwa pengasuh Pondok Pesantren Ngruki, Solo itu anti kekerasan menurut Iim bisa dilihat dari kejadian teror bom di Sarinah pada 14 Januari silam.

Iim menceritakan setelah mengetahui bom Thamrin, Baasyir marah.

Berita Terkait

“Sarinah itu apa? Itu yang terlibat harus membayar Diyad atau bayaran meminta ampun sama Allah atas kesalahan pembunuhan. Jika tidak mampu, si pelaku harus puasa dua bulan,” kata Iim menirukan ucapan Abu Bakar.

Alasan Baasyir menolak aksi kekerasan karena Indonesia adalah daerah damai. “Daerah yang harus didakwahi. Kecuali dalam perang bunuh-bunuhan. Itu sikap beliau,” ujar Iim.

Iim mengaku terakhir bertemu Baasyir di Lapas Gunung Sindur pada Ahad (17/4). Pertemuan itu berlangsung lima menit. Ustad panggilan akrab ABB mengaku suasana di Sindur lebih baik daripada di LP Pasir Putih, Nusakambangan. “Kami menyayangkan adanya kamera CCTV di ruangan ustad. Masa orang sudah sepuh masih diawasi seperti itu,” kata dia.

Ustadz Baasyir saat ini dipenjara di Lembaga Permasyarakatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor. Dia divonis 15 tahun penjara karena diduga terlibat dalam pelatihan militer di Pegunungan Jalin Jantho, Aceh pada 2011 lalu.

(azm/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

Netanyahu dan Mohammed bin Zayed Masuk Nominasi Nobel Perdamaian

TEL AVIV (Arrahmah.com) – Kantor Perdana Menteri "Israel", Benjamin Netanyahu, mengeluarkan pernyataan pada Selasa (24/11/2020) jika ia telah dinominasikan untuk Hadiah Nobel Perdamaian. Usulan nominasi itu, menyusul kesepakatan normalisasi…

Menteri KKP Edhy Prabowo Ditangkap KPK

JAKARTA (Arrahmah.com) -  Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu (25/11/2020) dini hari WIB. Informasi awal Edhy ditangkap di kantornya usai kunjungan kerja ke Amerika…

Saudi tangguhkan impor daging Turki

ANKARA (Arrahmah.com) - Arab Saudi secara resmi menangguhkan impor daging, telur, dan produk lainnya dari Turki awal bulan ini, kata serikat pengekspor Turki, setelah memboikot barang-barang Turki secara tidak resmi selama berbulan-bulan…

Ilmuwan yang terkait dengan program nuklir Iran terbunuh

TEHERAN (Arrahmah.com) - Seorang ilmuwan Iran yang dituduh "Israel" memimpin program nuklir militer Republik Islam sampai pembubarannya di awal tahun 2000-an "dibunuh" pada hari Jumat (27/11/2020), kata televisi pemerintah. "Israel"…

Warga: Baliho Habib Rizieq Dipasang di Titik yang Tak Ganggu Ketertiban Umum

JAKARTA (Arrahmah.com) - Spanduk dan baliho Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab di Jalan KS Tubun dekat markas FPI, Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, sudah diturunkan. Warga Petamburan menganggap pencopotan…

Din Syamsuddin dan Tokoh dari 212 Terdepak dari Kepengurusan MUI

JAKARTA (Arrahmah.com) - Din Syamsuddin tidak termasuk dalam kepengurusan baru Majelis Ulama Indonesia (MUI) periode 2020-2025 beserta dengan sejumlah tokoh yang kerap berafiliasi dengan aksi 212 seperti Bachtiar Nasir. Yusuf Martak, dan…

UEA hentikan visa untuk 13 negara Muslim

DUBAI (Arrahmah.com) –Menurut dokumen yang dikeluarkan oleh negara, Uni Emirat Arab (UEA) telah berhenti mengeluarkan visa baru untuk warga dari 13 negara mayoritas Muslim, termasuk Iran, Suriah, dan Somalia. Dilansir di Daily Sabah,…

"Democrazy Will Die" Ramalan atau Kenyataan?

Oleh : Asy Syifa Ummu Sidiq (Arrahmah.com) - "How Democracies Die" sebuah buku karya penulis Steven Levitsky dan Daniel Ziblatt kini menjadi viral. Bukan karena penulisnya terkenal di negeri ini, tapi karena dibaca dan diposting oleh Pak…

Habib Rizieq Masuk IGD RS UMMI Bogor

JAKARTA (Arrahmah.com) - Pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab dan istrinya Syarifah Fadhlun Yahya dibawa ke Rumah Sakit (RS) UMMI Bogor, Jawa Barat pada Rabu (25/11/2020) kemarin. Habib Rizieq disebut sempat masuk ke…

Revolusi Mental Jokowi Versus Revolusi Akhlaq HRS

Oleh: Ustadz Irfan S. Awwas Ketua Lajnah Tanfidziyah Majelis Mujahidin JAKARTA (Arrahmah.com) - Setiap manusia, kafir maupun muslim, secara mutlak memiliki tiga macam unsur kehidupan, sejak dilahirkan sampai mati. Yaitu, fisik, prilaku,…

Lima napi tewas setelah pelarian diri massal dari penjara Libanon

BEIRUT (Arrahmah.com) - Pihak berwenang di Libanon telah melancarkan operasi pengejaran setelah hampir 70 narapidana melarikan diri dari penjara setelah mendobrak pintu sel mereka dan menyerang penjaga penjara. Pembobolan penjara massal…

Sudah Swab Test, Habib Rizieq Dan Keluarga Negatif Covid-19

JAKARTA (Arrahmah.com) - Habib Rizieq Shihab dan keluarganya dipastikan negatif Covid-19 setelah melakukan swab test secara mandiri. Hal itu disampaikan oleh tim kuasa hukum Front Pembela Islam (FPI), Azis Yanuar meneruskan pesan dari…

Iklan