Pemukiman 'Israel' di Tepi Barat merusak lingkungan

Palestinian Authority President Mahmoud Abbas signs the accord at the United Nations Signing Ceremony for the Paris Agreement climate change accord that came out of negotiations at the COP21 climate summit last December in Paris. on April 22, 2016 in New York City. © Spencer Platt / AFP
6

TEPI BARAT (Arrahmah.com) – Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas mengatakan bahwa pemukiman “Israel” di Tepi Barat telah menghancurkan lingkungan di Palestina.

“Pendudukan ‘Israel’ menghancurkan iklim di Palestina, dan pemukiman ‘Israel’ menghancurkan lingkungan di Palestina,” kata Abbas dalam upacara penandatanganan untuk kesepakatan iklim Paris.

“Tolong bantu kami dalam mengakhiri pendudukan dan pemukiman,” tambahnya.

“Hal ini penting untuk mengubah pendekatan internasional untuk menangani masalah Palestina,” tambahnya lagi sebagimana dilansir Sputnik News (23/4/2016).

Kehadiran Mahmoud Abbas pada upacara penandatanganan tersebut menjadi simbolis penting dalam membangun pengakuan de facto kenegaraan Palestina oleh PBB, yang telah dianggap sebagai negara pengamat non-anggota sejak tahun 2012.

Pada Senin, sekelompok senator AS mengirim surat kepada Menteri Luar Negeri AS John Kerry, mengatakan bahwa partisipasi Palestina di sekretariat perubahan iklim PBB dan perjanjian Paris akan menghalangi AS membayar 10 juta dollar per tahun ke Lembaga Kerangka Konvensi tentang Perubahan Iklim (UNFCC). Lima tahun lalu AS menghentikan pedanaan lembaga budaya PBB UNESCO setelah memberikan Palestina keanggotaan penuh. (fath/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.